Sering Sakit Kepala? Bisa Jadi Bukan karena Kurang Tidur
- 24 Agt 2026 10:06 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Pernah merasa sakit kepala datang lagi dan lagi, padahal tidur sudah cukup? Jangan buru-buru menyalahkan kurang tidur. Ternyata, ada banyak kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari bisa menjadi pemicu sakit kepala, mulai dari kurang minum, telat makan, stres, hingga terlalu lama menatap layar.
Salah satu penyebab yang cukup umum adalah dehidrasi. Ketika tubuh kekurangan cairan, volume darah dapat menurun sehingga aliran oksigen dan nutrisi ke otak ikut terpengaruh. Kondisi tersebut pada sebagian orang dapat memicu sakit kepala. Karena itu, jangan hanya mengandalkan kopi atau minuman manis ketika kepala mulai terasa berat. Pastikan kebutuhan cairan harian tetap terpenuhi.
Terlambat makan juga bisa menjadi pemicu. Saat seseorang melewatkan waktu makan, kadar gula darah dapat menurun dan menimbulkan keluhan seperti lemas, pusing, atau sakit kepala. Kebiasaan makan tidak teratur, terutama ketika aktivitas sedang padat, sebaiknya mulai diperhatikan.
| Baca juga: Kenali Tanda Bahaya di Balik Sakit Kepala |
Selain itu, stres dan ketegangan otot juga sering berhubungan dengan sakit kepala. Terlalu lama bekerja, duduk dalam posisi yang sama, atau menahan ketegangan di area leher dan bahu dapat memicu sakit kepala tipe tegang. Tidak heran jika keluhan sering muncul setelah seharian bekerja di depan komputer atau menggunakan ponsel.
Terlalu lama menatap layar juga patut diperhatikan. Mata yang lelah, pencahayaan yang kurang sesuai, serta posisi tubuh yang tidak baik dapat membuat kepala terasa berat. Cobalah beristirahat secara berkala, mengatur pencahayaan layar, dan menjaga posisi duduk tetap nyaman.
Menariknya, tidur terlalu sedikit maupun terlalu banyak pada sebagian orang sama-sama dapat menjadi pemicu sakit kepala. Jadi, bukan hanya jumlah jam tidur yang penting, tetapi juga kualitas dan keteraturan waktu tidur.
| Baca juga: Kelelahan yang Tak Disadari |
Sakit kepala juga bisa berkaitan dengan kondisi lain, seperti migrain, sinusitis, efek obat tertentu, tekanan darah yang sangat tinggi, atau masalah kesehatan lainnya. Karena itu, jika sakit kepala sering kambuh, semakin berat, mengganggu aktivitas, atau tidak membaik, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis agar penyebabnya dapat diketahui.
Terlebih jika sakit kepala muncul secara tiba-tiba dan sangat hebat, atau disertai kelemahan pada anggota tubuh, gangguan bicara, kebingungan, pingsan, kejang, demam tinggi, atau gangguan penglihatan. Kondisi seperti ini membutuhkan pertolongan medis segera.
Jadi, ketika kepala terasa sakit, jangan langsung menyimpulkan bahwa penyebabnya adalah kurang tidur. Coba perhatikan kembali pola makan, asupan cairan, tingkat stres, aktivitas harian, penggunaan gawai, dan pola tidur. Mengenali pemicunya dapat membantu kita mengambil langkah yang lebih tepat untuk menjaga kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....