Minyak Ikan Bukan Pengganti Ikan, Ini yang Perlu Dipahami

  • 30 Jul 2026 19:35 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, GORONTALO : Suplemen minyak ikan semakin banyak dikonsumsi masyarakat karena dikenal mengandung asam lemak omega-3. Tak sedikit yang menganggap bahwa mengonsumsi kapsul minyak ikan sudah cukup untuk menggantikan makan ikan. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Ikan merupakan sumber gizi yang lengkap. Selain mengandung omega-3, ikan juga menyediakan protein berkualitas tinggi, vitamin D, vitamin B12, yodium, selenium, dan berbagai nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh. Inilah yang membuat ikan tetap menjadi salah satu pilihan makanan bergizi dalam pola makan sehari-hari.

Sementara itu, suplemen minyak ikan umumnya hanya berfokus pada kandungan omega-3, seperti EPA dan DHA. Artinya, meskipun bermanfaat dalam kondisi tertentu, suplemen ini tidak dapat menggantikan seluruh manfaat gizi yang diperoleh dari mengonsumsi ikan secara langsung. Bagi sebagian orang yang tidak dapat memenuhi kebutuhan omega-3 dari makanan, misalnya karena jarang makan ikan atau memiliki kondisi tertentu, suplemen minyak ikan dapat dipertimbangkan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Namun, penggunaannya bukan berarti seseorang tidak perlu lagi mengonsumsi makanan bergizi lainnya.

Para ahli gizi umumnya tetap menganjurkan konsumsi ikan secara rutin sebagai bagian dari pola makan yang seimbang. Dengan mengonsumsi ikan, tubuh memperoleh berbagai zat gizi penting dalam satu jenis makanan, bukan hanya omega-3 saja. Pada akhirnya, minyak ikan sebaiknya dipandang sebagai pelengkap, bukan pengganti ikan. Jika memungkinkan, memilih ikan sebagai bagian dari menu harian tetap menjadi langkah yang lebih baik untuk mendapatkan manfaat nutrisi yang lebih lengkap dan mendukung kesehatan secara menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....