Jangan Kebablasan, Ini Alasan Tidur Siang Tak Boleh Terlalu Lama
- 15 Jul 2026 19:43 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID,Gorontalo: Tidur siang kerap dianggap solusi ampuh mengembalikan energi dan memperbaiki mood di tengah padatnya aktivitas. Namun, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa tidur siang yang berlangsung terlalu lama justru bisa menimbulkan efek sebaliknya bagi tubuh.
Dikutip dari Hello Sehat, tidur siang yang terlalu lama dapat memengaruhi tekanan darah dan kadar kolesterol, sehingga membahayakan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Kondisi ini juga berkaitan erat dengan meningkatnya risiko sindrom metabolik, yakni kumpulan gangguan seperti penumpukan lemak perut serta kadar gula darah dan kolesterol yang tinggi.
Risiko tersebut disebut meningkat signifikan bila durasi tidur siang melebihi 40 menit, bahkan bisa naik hingga 50 persen pada orang yang tidur siang 1,5–3 jam. Sebuah penelitian dari Tokyo yang dimuat dalam jurnal Scientific Reports tahun 2016 turut mengaitkan kebiasaan tidur siang berlebihan dengan risiko diabetes tipe 2 yang meningkat hingga 46 persen bila durasinya lebih dari satu jam.
Temuan serupa juga diungkap oleh Halodoc yang merujuk riset dari University of Tokyo terhadap lebih dari 300 ribu responden. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa tidur siang lebih dari 40 menit berkaitan dengan meningkatnya risiko gangguan kesehatan, termasuk sindrom metabolik.
Selain risiko jangka panjang, tidur siang yang kelewat lama juga punya dampak langsung yang bisa langsung dirasakan. Kompas.com melansir penjelasan Healthline soal fenomena sleep inertia, yakni rasa lelah, bingung, dan tidak siap yang muncul begitu terbangun dari tidur siang karena otak belum sepenuhnya "menyala" kembali.
Mayo Clinic, sebagaimana dikutip Kompas.com, juga menyebut tidur siang yang terlalu lama atau dilakukan terlalu dekat dengan jam tidur malam dapat memicu insomnia. Selain itu, tidur siang berlebihan disebut dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi hingga 12 persen, menurut laporan Everyday Health.
Sementara itu, ValidNews melaporkan bahwa tidur siang berlebihan bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan tersembunyi, mulai dari penyakit kronis, gangguan metabolisme, hingga masalah kardiovaskular.
Agar manfaatnya tetap didapat tanpa menimbulkan risiko, ValidNews mengutip rekomendasi American Academy of Sleep Medicine tahun 2025 yang menyarankan tidur siang dibatasi hanya 20–30 menit. Waktu terbaik untuk melakukannya adalah di awal siang hari, sekitar pukul 12.00 hingga 14.00, dan sebaiknya dihindari menjelang sore agar tidak mengganggu jam tidur malam.
Senada dengan itu, HonestDocs menyebut durasi ideal tidur siang berkisar 15–30 menit, cukup untuk membuat tubuh kembali segar dan produktif tanpa masuk ke fase tidur yang terlalu dalam.
Berdasarkan berbagai sumber di atas, berikut tips yang bisa diterapkan:
- Pasang alarm sebelum tidur siang, maksimal 20–30 menit.
- Tidur di awal siang, idealnya antara pukul 12.00–14.00, agar tidak mengganggu ritme tidur malam.
- Hindari tidur siang menjelang sore karena berisiko membuat sulit tidur di malam hari.
- Cari posisi tidur yang tidak terlalu nyaman berlebihan, misalnya di kursi santai, agar tidak tertidur lelap terlalu lama.
- Perbaiki kualitas tidur malam karena tidur siang bukan pengganti kekurangan jam tidur malam, melainkan hanya pelengkap.
Dengan mengatur durasi tidur siang secara tepat, manfaat berupa peningkatan energi dan konsentrasi tetap bisa diperoleh tanpa harus menanggung risiko gangguan metabolisme, jantung, hingga pola tidur malam yang berantakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....