Dinkes Gorut: Pola Asuh dan ASI Eksklusif Jadi Tantangan Cegah Stunting
- 12 Jul 2026 13:11 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo Utara – Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara mengungkapkan bahwa pola asuh dan rendahnya cakupan pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif masih menjadi faktor utama yang memicu risiko stunting pada anak di daerah tersebut.
Fungsional Nutrisionis Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara, Yulianita Pulukadang, mengatakan, berdasarkan temuan di lapangan, masih banyak orang tua yang belum memahami pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang bergizi seimbang. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Menurutnya, pemberian ASI eksklusif juga masih menjadi tantangan besar. Dari hasil pemantauan, cakupan bayi yang memperoleh ASI eksklusif di Kabupaten Gorontalo Utara baru sekitar 16 persen, masih jauh di bawah target nasional yang berada di atas 60 persen.
"Yang sering kami temukan di lapangan adalah kurangnya pengetahuan orang tua tentang pemberian MPASI bergizi seimbang. Selain itu, cakupan ASI eksklusif masih sekitar 16 persen, padahal target nasional di atas 60 persen," ujar Yulianita kepada RRI, Jumat 10 Juli 2026.
Selain faktor pola asuh dan pemberian ASI, Yulianita menjelaskan akses terhadap air bersih dan sanitasi layak juga menjadi penyebab lain yang memengaruhi tingginya risiko stunting. Sanitasi yang buruk dapat memicu infeksi berulang, seperti diare, sehingga mengganggu penyerapan gizi pada anak.
Ia menegaskan, penanganan stunting tidak hanya berfokus pada pemberian makanan bergizi, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga melalui pola asuh yang baik, peningkatan cakupan ASI eksklusif, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih.
Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat melalui posyandu dan puskesmas guna meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang, ASI eksklusif, serta perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya menekan angka stunting.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....