Berapa Lama Kolesterol Tinggi Bisa Turun? Ahli Jantung Beri Jawabannya
- 18 Jun 2026 18:33 WIB
- Gorontalo
Poin Utama
- Kolesterol tinggi dapat membaik dalam tiga sampai enam bulan.
- Lemak jenuh dan lemak trans dapat meningkatkan kolesterol LDL.
- cek kolesterol lengkap membantu memantau kadar kolesterol secara lebih tepat.
RRI.CO.ID, Gorontalo - Kolesterol tinggi sering tidak terasa, tetapi dampaknya bisa berbahaya. Ahli jantung menyebut perbaikannya dapat terlihat dalam tiga sampai enam bulan.
Penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian di Amerika Serikat. Kolesterol tinggi menjadi salah satu faktor risiko utama penyakit tersebut.
Tubuh tetap membutuhkan kolesterol untuk membangun sel sehat. Tubuh juga memakai kolesterol untuk memproduksi hormon.
Masalah muncul ketika kadar kolesterol berlebih dalam darah. Kelebihan itu dapat membentuk plak di arteri dan menghambat aliran darah.
CDC mencatat sekitar 86 juta orang dewasa Amerika memiliki kolesterol total di atas 200 mg/dL. Hampir 25 juta orang memiliki kadar kolesterol total di atas 240 mg/dL.
"Jika Anda ingin mengelola atau mencegah kolesterol tinggi, penting untuk fokus pada diet yang mengurangi lemak jenuh dan lemak trans," kata Nadim Geloo, MD. Ia merupakan ahli jantung dan direktur senior urusan medis divisi jantung struktural Abbott.
"Ini adalah kontributor utama peningkatan lipoprotein densitas rendah, atau kadar kolesterol 'jahat'." Kolesterol LDL tinggi dapat meningkatkan risiko penumpukan plak pada pembuluh darah.
Lemak jenuh biasanya terdapat pada daging merah dan produk susu berlemak penuh. Mentega, susu murni, keju, dan minyak sawit termasuk sumber yang perlu dibatasi.
Lemak trans sering ditemukan dalam makanan olahan dan gorengan. Geloo menyarankan masyarakat memeriksa label “minyak terhidrogenasi sebagian”.
American Heart Association menyarankan pengurangan lemak jenuh dan lemak trans. Lembaga itu juga menganjurkan buah, sayur, kacang, biji-bijian, dan protein tanpa lemak.
Makanan kaya omega-3 juga dapat mendukung kesehatan jantung. Mayo Clinic menyebut omega-3 tidak menurunkan LDL, tetapi memberi manfaat bagi jantung.
Sumber omega-3 meliputi salmon, mackerel, herring, kenari, dan biji rami. Pilihan makanan ini dapat masuk dalam pola makan harian.
Geloo menyebut perubahan positif sering terlihat dalam tiga sampai enam bulan. Hasilnya bergantung pada kondisi awal, genetik, konsistensi, dan pengobatan.
"Ketidakkonsistenan dalam perubahan gaya hidup dan ketergantungan pada pengobatan saja tanpa perubahan gaya hidup untuk mendukungnya dapat menyebabkan orang kesulitan menurunkan kolesterol mereka," kata Geloo. Ia menilai penurunan kolesterol perlu pendekatan menyeluruh.
"Sangat penting untuk diingat bahwa menurunkan dan menjaga kolesterol sehat dalam jangka panjang berarti mengambil pendekatan holistik terhadap kesehatan." Masyarakat perlu memeriksa cek kolesterol lengkap dan berkonsultasi dengan dokter.
Berita ini diolah dan disunting dengan melibatkan teknologi AI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....