Bruntusan di Wajah, Jangan Panik
- 30 Mei 2026 19:46 WIB
- Gorontalo
RRICO.ID,Gorontalo - Bruntusan sering kali dianggap sama dengan jerawat karena sama-sama muncul di permukaan kulit wajah. Padahal, keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Bruntusan biasanya ditandai dengan munculnya bintik-bintik kecil yang terasa kasar saat disentuh dan sering muncul di area dahi, pipi, maupun dagu.
Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari penumpukan sel kulit mati, produksi minyak berlebih, penggunaan produk perawatan kulit yang tidak cocok, hingga gaya hidup yang kurang sehat. Karena itu, penting untuk mengetahui cara yang tepat dalam mengatasi bruntusan agar kulit kembali sehat dan halus.
dilansir dari msn.com Salah satu langkah paling sederhana yang dapat dilakukan adalah membersihkan wajah secara rutin. Mencuci wajah setidaknya dua kali sehari menggunakan pembersih yang lembut dapat membantu mengangkat kotoran, minyak, dan sel kulit mati yang berpotensi menyumbat pori-pori. Kebiasaan ini menjadi dasar penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan kulit.
Selain itu, eksfoliasi atau pengangkatan sel kulit mati juga dapat membantu mengurangi bruntusan. Eksfoliasi berfungsi membersihkan pori-pori dan mempercepat regenerasi kulit sehingga wajah tampak lebih bersih dan cerah. Namun, proses ini perlu dilakukan dengan hati-hati dan tidak berlebihan. Para ahli menyarankan eksfoliasi dilakukan sekitar dua hingga tiga kali dalam seminggu agar tidak menyebabkan iritasi atau memperparah kondisi kulit.
Terdapat dua jenis eksfoliasi yang umum digunakan, yaitu eksfoliasi kimia dan eksfoliasi fisik. Eksfoliasi kimia menggunakan kandungan asam seperti Alpha Hydroxy Acid (AHA) dan Beta Hydroxy Acid (BHA) yang bekerja melarutkan sel kulit mati tanpa perlu digosok. Produk eksfoliasi kimia tersedia dalam berbagai bentuk seperti toner, serum, masker, hingga chemical peel.
Sementara itu, eksfoliasi fisik dilakukan dengan bantuan scrub, spons, sikat, atau alat tertentu yang bekerja mengangkat sel kulit mati melalui gesekan lembut pada permukaan kulit. Pemilihan jenis eksfoliasi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kulit masing-masing.
Tak kalah penting, menjaga kelembapan kulit juga menjadi langkah efektif untuk mencegah dan mengatasi bruntusan. Kulit yang kekurangan kelembapan cenderung menjadi kering, iritasi, dan rentan mengalami berbagai masalah kulit, termasuk munculnya bintik-bintik kecil. Penggunaan pelembap secara rutin dapat membantu menjaga lapisan pelindung kulit tetap sehat dan terhidrasi sepanjang hari.
Selain pelembap, pemilihan produk perawatan kulit juga harus diperhatikan. Disarankan untuk menggunakan produk yang berlabel non-comedogenic. Produk dengan label tersebut dirancang agar tidak menyumbat pori-pori sehingga dapat mengurangi risiko munculnya jerawat maupun bruntusan.
Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, kondisi bruntusan dapat berangsur membaik. Menjaga kebersihan wajah, melakukan eksfoliasi secara bijak, menggunakan pelembap, serta memilih produk yang sesuai menjadi kunci utama untuk mendapatkan kulit wajah yang lebih sehat, bersih, dan bebas dari bruntusan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....