Ciri-Ciri Demensia yang Perlu Diketahui sejak Dini

  • 26 Mei 2026 16:33 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, GORONTALO - Demensia sering dianggap sebagai lupa biasa karena faktor usia. Padahal, kondisi ini merupakan gangguan pada fungsi otak yang dapat memengaruhi daya ingat, cara berpikir, hingga aktivitas sehari-hari. Karena gejalanya muncul perlahan, penting untuk mengenali ciri-cirinya

sejak dini agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat. Berikut beberapa ciri-ciri demensia yang umum terjadi:

1. Mudah Lupa

Penderita demensia sering lupa terhadap hal-hal yang baru saja terjadi, seperti lupa meletakkan barang, lupa percakapan, atau lupa jadwal penting.

2. Sulit Berkonsentrasi

Orang dengan demensia biasanya kesulitan fokus saat berbicara, membaca, atau melakukan pekerjaan sederhana yang sebelumnya mudah dilakukan.

3. Bingung dengan Waktu dan Tempat

Penderita bisa lupa hari, tanggal, bahkan tersesat di tempat yang sebenarnya sudah familiar baginya.

4. Sulit Berkomunikasi

Mereka mungkin kesulitan menemukan kata yang tepat saat berbicara atau sering mengulang pertanyaan yang sama.

5. Perubahan Mood dan Perilaku

Demensia juga dapat memengaruhi emosi seseorang. Penderitanya bisa menjadi lebih mudah marah, cemas, curiga, atau tiba-tiba murung.

6. Kesulitan Melakukan Aktivitas Sehari-hari

Kegiatan sederhana seperti memasak, berpakaian, atau mengatur uang bisa menjadi sulit dilakukan.

7. Sering Salah Menaruh Barang

Penderita demensia kerap meletakkan barang di tempat yang tidak semestinya lalu lupa di mana menyimpannya.

Demensia biasanya disebabkan oleh kerusakan sel-sel otak akibat berbagai faktor, seperti Penyakit Alzheimer, Stroke, Cedera kepala, Tekanan darah tinggi, Diabetes, Faktor usia

Meski tidak semua kasus demensia bisa dicegah, risiko demensia dapat dikurangi dengan pola hidup sehat seperti rutin berolahraga mengonsumsi makanan bergizi, tidur cukup, aktif bersosialisasi

Demensia bukan sekadar lupa biasa, tetapi gangguan kesehatan yang memengaruhi kualitas hidup seseorang. Mengenali ciri-cirinya sejak dini sangat penting agar penderita bisa mendapatkan penanganan dan dukungan yang tepat dari keluarga maupun tenaga medis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....