Bulimia, Gangguan Makan yang Pernah Dialami Sejumlah Tokoh Dunia
- 26 Mei 2026 14:35 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Bulimia Nervosa merupakan gangguan makan serius yang dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental seseorang. Menurut Mayo Clinic dan National Eating Disorders Association, bulimia ditandai dengan kebiasaan makan berlebihan dalam waktu singkat yang kemudian diikuti usaha mengeluarkan kembali makanan karena takut mengalami kenaikan berat badan.
Penderita bulimia biasanya melakukan berbagai cara seperti muntah dengan sengaja, puasa berlebihan, olahraga ekstrem, atau menggunakan obat pencahar. Gangguan ini sering dipicu tekanan psikologis, stres, rendah diri, depresi, hingga tuntutan memiliki bentuk tubuh ideal.
Menurut referensi kesehatan dari Mayo Clinic, bulimia dapat menyebabkan komplikasi serius seperti dehidrasi, kerusakan lambung, gangguan jantung, hingga masalah kesehatan mental yang berat jika tidak segera ditangani.
Gangguan makan ini juga pernah dialami sejumlah tokoh terkenal dunia. Salah satu yang paling dikenal adalah Diana, Princess of Wales atau Lady Diana. Dalam berbagai wawancara dan buku biografi kerajaan Inggris, Lady Diana mengaku mengalami bulimia akibat tekanan kehidupan kerajaan dan konflik emosional yang dialaminya.
Selain Lady Diana, beberapa selebritas dunia lain juga pernah berbicara terbuka mengenai pengalaman mereka menghadapi bulimia, di antaranya Demi Lovato, Elton John, Jane Fonda, serta Paula Abdul. Mereka menyebut tekanan industri hiburan dan tuntutan penampilan menjadi faktor yang memperburuk kondisi mental mereka.
Mantan personel One Direction, Zayn Malik, juga pernah mengungkap bahwa jadwal kerja padat membuat pola makannya terganggu. Sementara Russell Brand mengaku mengalami bulimia saat usia muda sebelum akhirnya menjalani pemulihan.
Menurut World Health Organization, gangguan makan termasuk masalah kesehatan mental yang perlu mendapat perhatian serius karena dapat memengaruhi kualitas hidup dan kesehatan jangka panjang seseorang. Penanganan biasanya dilakukan melalui terapi psikologis, konseling, pengaturan pola makan sehat, serta dukungan keluarga dan lingkungan sekitar.
Kesadaran masyarakat terhadap gangguan makan seperti bulimia kini terus meningkat, terutama setelah banyak tokoh dunia berani berbicara terbuka mengenai pengalaman mereka demi membantu orang lain yang mengalami kondisi serupa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....