Tidur Miring ke Kiri, Solusi Mudah Lawan GERD

  • 06 Mei 2026 22:15 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) disarankan memperhatikan posisi tidur guna mencegah gejala kambuh pada malam hari. Salah satu posisi yang dinilai efektif adalah tidur dengan posisi miring ke kiri. Cara sederhana ini terbukti membantu mengurangi naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Secara medis, GERD terjadi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan akibat melemahnya katup esofagus bagian bawah. Kondisi ini dapat menimbulkan sensasi terbakar di dada (heartburn), rasa asam di mulut, hingga gangguan tidur. Posisi tubuh saat berbaring memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan asam lambung tersebut.

Dalam posisi miring ke kanan, letak lambung berada lebih tinggi dari kerongkongan. Hal ini memudahkan asam lambung mengalir naik, terutama saat seseorang tidur dalam kondisi perut penuh. Sebaliknya, ketika seseorang tidur miring ke kiri, posisi lambung cenderung lebih rendah dibandingkan kerongkongan sehingga gravitasi membantu menahan asam tetap berada di lambung.

Penjelasan ini didukung oleh sejumlah penelitian medis yang menunjukkan bahwa posisi tidur miring ke kiri dapat mempercepat pengosongan lambung dan mengurangi paparan asam di kerongkongan. Dengan demikian, risiko terjadinya refluks asam pada malam hari dapat ditekan secara signifikan.

Selain posisi tidur, penderita GERD juga dianjurkan untuk menghindari makan besar menjelang tidur. Memberi jeda sekitar dua hingga tiga jam setelah makan sebelum berbaring dapat membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal dan mengurangi tekanan pada lambung.

Langkah lain yang dapat dilakukan adalah meninggikan posisi kepala saat tidur sekitar 15–20 cm menggunakan bantal tambahan atau tempat tidur khusus. Metode ini juga efektif mencegah asam lambung naik ke kerongkongan, terutama bagi penderita dengan gejala berat.

Dokter juga menyarankan untuk menghindari konsumsi makanan pemicu seperti makanan berlemak, pedas, kafein, dan minuman bersoda. Perubahan gaya hidup ini menjadi bagian penting dalam pengelolaan GERD selain penggunaan obat-obatan yang diresepkan tenaga medis.

Dengan menerapkan posisi tidur yang tepat, khususnya miring ke kiri, serta pola hidup sehat, penderita GERD dapat mengurangi frekuensi kambuhnya gejala dan meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....