Efek Buruk Tidak Mengunyah Makanan Dengan Benar

  • 06 Mei 2026 22:57 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo — Kebiasaan makan tanpa mengunyah makanan dengan benar masih sering dianggap sepele oleh sebagian masyarakat. Padahal, proses pencernaan dimulai sejak makanan masuk ke dalam mulut. Mengabaikan proses mengunyah dapat berdampak pada berbagai gangguan kesehatan, terutama pada sistem pencernaan.

Menurut World Health Organization (WHO), air liur mengandung enzim yang berfungsi memecah karbohidrat sejak awal proses pencernaan. Jika makanan langsung ditelan dalam potongan besar, lambung akan bekerja lebih keras untuk menghancurkannya. Kondisi ini dapat memicu gangguan seperti refluks asam, perut kembung, sembelit, hingga masalah pada usus.

Selain itu, kurangnya proses mengunyah juga berdampak pada penyerapan nutrisi. Tubuh akan kesulitan menyerap vitamin dan mineral dari makanan yang tidak dihancurkan dengan baik. Akibatnya, seseorang bisa mengalami kekurangan nutrisi meskipun telah mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Kebiasaan makan cepat juga berkontribusi terhadap kenaikan berat badan. Penelitian dari Harvard T.H. Chan School of Public Health menjelaskan bahwa tubuh membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mengirimkan sinyal kenyang ke otak. Jika seseorang makan terlalu cepat, maka ada kecenderungan untuk makan berlebihan sebelum rasa kenyang muncul.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik. Sindrom ini merupakan kumpulan gangguan kesehatan seperti tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, serta penumpukan lemak di area perut yang dapat berujung pada penyakit kronis.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebutkan bahwa sindrom metabolik dan resistensi insulin dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2 hingga lebih dari dua kali lipat. Oleh karena itu, kebiasaan makan yang benar menjadi salah satu langkah pencegahan yang penting.

Untuk mencegah dampak tersebut, ada beberapa tips sederhana yang dapat diterapkan. Di antaranya adalah mengunyah makanan sebanyak 20–30 kali setiap suapan, meletakkan sendok setelah menyuap agar tidak terburu-buru, serta menghindari penggunaan ponsel atau menonton televisi saat makan agar lebih fokus.

Menerapkan pola makan yang lebih sadar atau mindful eating dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan penyerapan nutrisi, serta mengontrol berat badan. Kebiasaan kecil ini dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....