Dinas Peternakan Kabupaten Gorontalo Hadapi Kendala Vaksinasi Rabies
- 04 Mei 2026 10:38 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Kabupaten Gorontalo – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gorontalo menghadapi sejumlah kendala dalam pelaksanaan vaksinasi rabies di lapangan.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet), Rita Suzana Marwaty, mengungkapkan bahwa salah satu tantangan utama adalah pola pemeliharaan hewan oleh masyarakat yang masih belum terkontrol.
Menurutnya, di beberapa desa terdapat warga yang memelihara hewan dalam jumlah cukup banyak, bahkan mencapai puluhan ekor, yang sebagian besar dilepas di area kebun dan permukiman.
“Ada masyarakat yang sadar dan meminta vaksinasi, tetapi ada juga yang menolak meskipun hewan peliharaannya berkeliaran di lingkungan penduduk,” ujarnya kepada RRI, Senin 4 Mei 2026.
Ia menjelaskan, hewan-hewan tersebut biasanya dibawa ke kebun pada pagi hari dan kembali ke rumah pada sore hari, namun selama perjalanan kerap berkeliaran bebas dan masuk ke lingkungan warga.
Kondisi ini dinilai berisiko terhadap penyebaran rabies, terutama karena hewan tidak diikat dan berinteraksi dengan masyarakat sekitar.
Pihak dinas, lanjut Rita, telah melakukan berbagai upaya, termasuk pendekatan persuasif dan koordinasi dengan pemerintah setempat. Namun, penolakan dari sebagian pemilik hewan masih menjadi hambatan.
“Kami sudah melakukan mediasi, tetapi karena ini dianggap sebagai milik pribadi, ada pemilik yang tetap tidak bersedia,” jelasnya.
Ia berharap adanya kesadaran masyarakat untuk mendukung program vaksinasi, guna mencegah potensi penyebaran rabies dan melindungi kesehatan lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....