Sering Pusing? Kenali Vertigo dan Hipertensi

  • 04 Mei 2026 20:57 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Keluhan pusing sering dianggap sepele oleh sebagian masyarakat. Padahal, pusing bisa menjadi tanda dari berbagai kondisi kesehatan, termasuk vertigo maupun hipertensi. Meski sama-sama menimbulkan rasa tidak nyaman di kepala, kedua kondisi ini memiliki penyebab dan gejala yang berbeda.

Vertigo merupakan kondisi yang membuat seseorang merasa dirinya atau lingkungan sekitar berputar. Kondisi ini biasanya dipicu gangguan pada sistem keseimbangan tubuh, terutama di telinga bagian dalam atau saraf vestibular. Gejala khas vertigo meliputi sensasi berputar, mual, muntah, gangguan keseimbangan, hingga telinga berdenging atau tinnitus.

Kementerian Kesehatan menjelaskan, vertigo bukanlah penyakit tunggal, melainkan kumpulan gejala akibat gangguan sistem keseimbangan tubuh. Pada beberapa kasus, keluhan vertigo sering muncul saat posisi tubuh berubah secara tiba-tiba, misalnya ketika bangun tidur atau menoleh terlalu cepat.

Sementara itu, hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi ketika tekanan darah berada di atas batas normal. Hipertensi sering disebut sebagai “silent killer” karena banyak penderita tidak menyadari dirinya mengalami tekanan darah tinggi hingga muncul komplikasi serius seperti stroke, gangguan jantung, maupun gagal ginjal.

Gejala hipertensi umumnya berbeda dengan vertigo. Penderita hipertensi dapat mengalami sakit kepala berdenyut, penglihatan kabur, sesak napas, telinga berdenging, hingga pusing berulang. Pada kondisi tertentu, tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan rasa pusing saat bangun tidur atau aktivitas mendadak.

Meski demikian, masyarakat diimbau tidak melakukan diagnosis sendiri hanya berdasarkan gejala pusing. Sebab, keluhan pusing dapat dipengaruhi berbagai faktor lain seperti kelelahan, kurang tidur, stres, anemia, maupun gangguan saraf.

Pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan penyebab pasti dan menentukan penanganan yang tepat.

Dokter menyarankan masyarakat rutin memeriksa tekanan darah, menjaga pola makan sehat, mengurangi konsumsi garam, berolahraga secara teratur, serta menghindari stres berlebihan guna mencegah hipertensi. Sedangkan untuk penderita vertigo, penting menghindari perubahan posisi kepala secara mendadak dan menjaga kualitas istirahat agar gejala tidak mudah kambuh.

Apabila pusing disertai gejala berat seperti sulit berbicara, lemah pada salah satu sisi tubuh, nyeri dada, atau sesak napas, masyarakat dianjurkan segera mencari pertolongan medis. Penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih berbahaya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....