Vape Jadi Ancaman Nikotin Baru bagi Anak

  • 03 Mei 2026 19:02 WIB
  •  Gorontalo
Poin Utama
  • Paparan vape anak naik 243 persen.
  • Vape geser rokok sebagai ancaman nikotin.
  • Anak bisa meniru orang dewasa memakai vape.

RRI.CO.ID, Gorontalo - Vape kini menjadi ancaman nikotin baru bagi anak kecil. Paparan rokok elektrik melonjak saat paparan rokok biasa justru menurun.

Selama puluhan tahun, rokok menjadi perhatian utama pakar kesehatan anak. Kini, perangkat vape mulai mengubah peta risiko di rumah.

Peneliti Rutgers menganalisis 92.973 laporan paparan nikotin pada anak usia lima tahun ke bawah. Data itu berasal dari pusat pengendalian racun Amerika Serikat.

Studi ini dipublikasikan dalam JAMA Network Open pada Jumat, 3 April 2026. Penelitian itu menilai paparan nikotin berdasarkan jenis produk dan jalur paparan.

Hasilnya, paparan dari produk tembakau tradisional turun 43 persen sejak 2016 hingga 2023. Namun, paparan dari rokok elektrik naik 242,9 persen pada periode sama.

Sebagian besar paparan terjadi karena anak menelan produk nikotin. Namun, peneliti juga menemukan peningkatan kasus anak menghirup langsung dari perangkat vape.

“Risikonya telah berubah,” kata penulis utama studi, Perry Rosen. “Ini bukan lagi hanya tentang balita yang menelan sesuatu di lantai.”

Rosen menyebut banyak kasus baru melibatkan anak yang aktif menggunakan perangkat rokok elektrik. Anak dapat memperoleh akses setelah melihat perangkat itu di sekitarnya.

“Kemasan tahan anak mungkin mencegah balita menelan cairan nikotin,” kata Rosen. “Tetapi tidak mencegah anak meniru apa yang mereka lihat.”

Penulis senior studi, Dr. Diane Calello, menyoroti daya tarik perangkat vape. Bentuknya berwarna cerah dan tidak perlu dinyalakan seperti rokok biasa.

“Studi ini menggarisbawahi perlunya regulasi keselamatan di tingkat perangkat,” kata Calello. Ia mendorong desain yang mempersulit anak mengaktifkan vape.

Kondisi ini menjadi perhatian bagi keluarga yang menyimpan vape di rumah. Perangkat nikotin perlu dijauhkan dari jangkauan anak-anak.

Orang tua juga perlu menghindari penggunaan vape di dekat anak. Kebiasaan orang dewasa dapat ditiru anak tanpa memahami risikonya.

Berita ini diolah dan disunting dengan melibatkan teknologi AI.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....