Garam dan Manfaat Kesehatan yang Jarang Diketahui
- 03 Mei 2026 22:34 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo — Garam selama ini dikenal sebagai bumbu dapur yang wajib ada dalam setiap masakan. Namun di balik fungsinya sebagai penyedap rasa, garam juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan jika digunakan secara tepat dan tidak berlebihan. Berbagai informasi yang beredar menyebutkan kombinasi garam dengan bahan alami lain dapat membantu mengatasi beberapa keluhan ringan.
Salah satu manfaat yang cukup dikenal adalah penggunaan garam bersama daun salam. Air rebusan garam dan daun salam dipercaya dapat membantu meredakan pembengkakan serta melancarkan peredaran darah. Meski demikian, para ahli kesehatan menekankan bahwa klaim ini masih perlu didukung penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya secara medis.
Selain itu, campuran garam, madu, dan air hangat sering digunakan sebagai obat alami untuk meredakan batuk dan radang tenggorokan. Menurut sejumlah sumber kesehatan, larutan air hangat dengan sedikit garam memang dapat membantu mengurangi iritasi tenggorokan, sementara madu memiliki sifat antibakteri yang mendukung proses pemulihan.
Kombinasi lain yang kerap digunakan adalah garam dengan air dan perasan jeruk nipis. Minuman ini dipercaya dapat membantu menurunkan kolesterol dan meredakan peradangan. Namun, pakar gizi mengingatkan bahwa manfaat tersebut lebih banyak berasal dari kandungan vitamin C dalam jeruk nipis, bukan dari garam itu sendiri.
Tak hanya untuk dikonsumsi, garam juga digunakan secara topikal. Campuran garam dengan air teh, misalnya, sering dimanfaatkan untuk perawatan kulit kepala guna membantu mengurangi masalah ketombe atau rambut beruban. Meski begitu, efektivitasnya bisa berbeda pada setiap orang tergantung kondisi kulit dan rambut.
Sementara itu, campuran garam, madu, dan jeruk nipis kerap diminum saat perut terasa tidak nyaman atau asam lambung meningkat. Beberapa praktisi kesehatan menyebutkan bahwa madu dan jeruk nipis dapat membantu menenangkan lambung, namun konsumsi garam tetap harus dibatasi agar tidak memperburuk kondisi tertentu.
Garam juga berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh. Larutan garam, gula, dan air dikenal sebagai minuman elektrolit sederhana yang dapat membantu mengatasi dehidrasi ringan. Prinsip ini bahkan digunakan dalam larutan oralit yang direkomendasikan oleh tenaga medis.
Meski memiliki berbagai manfaat, konsumsi garam tetap harus diperhatikan. Organisasi kesehatan dunia menyarankan asupan garam tidak melebihi 5 gram per hari. Konsumsi berlebih dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, penggunaan garam sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....