Pendidikan 1000 HPK Jadi Kunci Cegah Stunting sejak Dini

  • 28 Apr 2026 22:43 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Upaya pencegahan stunting terus digencarkan melalui peningkatan edukasi kepada masyarakat, khususnya pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode ini mencakup masa sejak pembuahan hingga anak berusia dua tahun, yang dikenal sebagai fase emas dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.

Dokter Nurhijjah Ningsih Pakaja mengungkapkan, masih banyak orang tua yang terlambat menyadari pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak. Menurutnya, kesadaran sering muncul ketika anak sudah melewati usia emas, sehingga intervensi yang dilakukan tidak lagi optimal.

“1000 HPK ini disebut sebagai periode emas sejak pembuahan hingga anak berusia dua tahun. Di masa ini terbentuk perkembangan otak dan kondisi anak untuk jangka panjang, terutama dalam pencegahan stunting,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada periode tersebut, peran pendidikan atau edukasi menjadi sangat penting, terutama bagi ibu hamil. Edukasi tidak hanya diberikan setelah anak lahir, tetapi harus dimulai sejak masa kehamilan bahkan sejak pembuahan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemenuhan gizi seimbang menjadi faktor utama dalam mencegah stunting. Kekurangan gizi pada masa 1000 HPK dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan fisik serta perkembangan kognitif yang bersifat permanen.

“Pendidikan yang paling efektif untuk pencegahan stunting adalah terkait gizi. Jika pada periode ini anak mengalami kekurangan gizi, maka dapat berdampak pada gangguan pertumbuhan dan kognitif seperti stunting,” tambahnya.

Dengan demikian, peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya 1000 HPK diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....