Kulit Buah Salak yang Diabaikan, Ini Manfaatnya

  • 26 Apr 2026 20:19 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Buah salak merupakan buah tropis khas Indonesia yang memiliki rasa asam, manis dan agak sepat, banyak kandungan nutrisi didalamya yang bermanfaat bagi tubuh. Diketahui berbagai penelitian buah salak kaya akan vitamin C, vitamin A, betakaroten, likopen, kalium, potassium dan kaya akan serat jika dimakan denga kulit arinya. Tapi sayangnya kebanyakan orang membuang kulit buah salak karena bersisik tajam dianggap tidak bermanfaat.

Kulit buah salak akan memberikan nilai tambah jika dimanfaatkan dengan baik, karena senyawa aktif didalamnya bermanfaat penting bagi kesehatan, kecantikan dan juga lingkungan.

Kandungan kulit buah salak dalam bidang kesehatan:

Kulit buah salak mengandung plavonoid, tanin, polifenol, antioksidan alami dan bahkan uniknya dalam hasil penelitian kulit buah salak mengandung komponen aktif yang namanya simplicial dan cinnamic acid yang baik untuk menjaga kesehatan pankreas dan senyawa unggulan pterostilbene yang berperan untuk menurunkan kadar gula darah dan memperbaiki fungsi pangkreas yang sangat membantu bagi pejuang diabetes.

Cara pemanfaatan kulit buah salak:

Kulit buah salak dapat dijadikan teh herbal yang dapat diseduh langsung ataupun dikeringkan terlebih dahulu, caranya :

1. Siapkan 40 gram kulit buah salak yang diambil dari 5 buah salak

2. Cuci bersih kulit salak dan masukkan ke dalam panci yang berisi 400 ml air

3. Direbus sampai airnya mendidih hingga menyusut menjadi 1 gelas

4. Saring dan sajikan dalam gelas.

Dalam bidang lingkungan

Kulit buah salak dapat dijadikan sebagai bahan baku produk ramah lingkungan seperti kompos, bahan kerajinan tangan, briket. Hal ini bisa mengurangi limbah organik dan mendukung konsep ekonomi sirkular.

Dalam bidang kecantikan

Kulit buah salak dalam pengolahannya sebagai produk perawatan kulit dapat dijadikan masker untuk menjaga kesehatan kulit , dan kandungan antioksidannya yang tinggi dapat membantu elastisitas kulit dan memperlambat proses penuaan.

Kulit buah salak yang selama ini dianggap limbah ternyata memiliki berbagai manfaat yang sangat berharga. Dengan komponen aktif simplicial dan cinnamic serta kandungan senyawa unggulan pterostilbene dapat menurunkan diabetes dan memperbaiki fungsi pankreas. Kulit salak dapat dimanfaatkan untuk kesehatan, kecantikan hingga pelestarian lingkungan, oleh karena itu, pemanfaatan kulit buah salak secara optimal dapat menjadi solusi inovatif dalam mendukung gaya hidup sehat dan ramah lingkungan

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....