Duduk Lama Ancam Jantung dan Tulang

  • 24 Apr 2026 17:41 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Kebiasaan duduk terlalu lama kini menjadi perhatian serius di dunia kesehatan. Gaya hidup sedentari atau minim aktivitas fisik dinilai berkontribusi terhadap berbagai penyakit kronis, terutama pada pekerja kantoran yang menghabiskan sebagian besar waktunya di depan komputer.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan, duduk dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko penyakit jantung karena menurunnya aktivitas fisik, meningkatnya tekanan darah, serta kadar kolesterol yang tidak sehat. Kondisi ini membuat seseorang lebih rentan mengalami gangguan kardiovaskular dibandingkan mereka yang aktif bergerak.

Selain itu, kebiasaan duduk berlebihan juga berdampak pada metabolisme tubuh. Aktivitas otot yang minim membuat pembakaran kalori melambat dan sensitivitas insulin menurun. Hal ini berpotensi meningkatkan risiko diabetes tipe 2 serta gangguan metabolik lainnya.

Dari sisi sirkulasi, duduk terlalu lama dapat menyebabkan aliran darah tidak lancar, terutama pada bagian kaki. Penumpukan darah ini meningkatkan risiko terjadinya penggumpalan darah atau deep vein thrombosis (DVT) yang berbahaya jika tidak ditangani.

Masalah lain yang sering muncul adalah nyeri punggung dan leher. Posisi duduk yang tidak ergonomis dalam waktu lama memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang dan otot, sehingga memicu keluhan nyeri kronis dan gangguan postur tubuh.

Tak hanya itu, kurangnya aktivitas fisik akibat duduk lama juga dapat menyebabkan otot melemah dan kepadatan tulang menurun. Dalam jangka panjang, kondisi ini meningkatkan risiko osteoporosis dan cedera akibat lemahnya otot penopang tubuh.

Penelitian juga menunjukkan bahwa duduk lebih dari 10 jam per hari dapat meningkatkan risiko gagal jantung hingga 40 persen serta kematian akibat penyakit kardiovaskular. Hal ini menunjukkan bahwa olahraga saja tidak cukup jika waktu duduk tetap terlalu lama dalam sehari.

Para ahli kesehatan menyarankan untuk mengimbangi aktivitas duduk dengan bergerak secara rutin. Setidaknya setiap 30–60 menit, seseorang dianjurkan berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan ringan untuk menjaga sirkulasi darah dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....