Penolakan Vaksin Campak Masih Terjadi , Orang Tua Khawatir Anak Demam
- 20 Apr 2026 09:50 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Penolakan terhadap imunisasi campak masih ditemukan di sejumlah masyarakat di Kabupaten Gorontalo. Kekhawatiran orang tua terhadap efek demam yang dialami anak setelah vaksinasi menjadi salah satu alasan utama penolakan tersebut.
Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat untuk meluruskan persepsi yang berkembang. Kepala Seksi terkait, Rany Aneta, menjelaskan bahwa reaksi demam setelah imunisasi merupakan hal yang wajar dan menjadi tanda tubuh sedang membentuk kekebalan.
“Setelah vaksin masuk ke dalam tubuh, sistem imun anak akan merespons dengan membentuk antibodi. Proses ini yang menyebabkan anak mengalami panas atau demam, namun sifatnya sementara dan tidak berlangsung lama,” jelas Rany.
Ia menambahkan, apabila terjadi kejadian pasca imunisasi, pihak tenaga kesehatan akan melakukan pemeriksaan lanjutan guna memastikan apakah kondisi tersebut benar disebabkan oleh vaksin atau faktor lain.
Menurutnya, masih banyak orang tua yang memilih membawa anak ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan suntikan saat sakit, dibandingkan melakukan pencegahan melalui imunisasi. Padahal, imunisasi merupakan langkah paling efektif dalam mencegah berbagai penyakit menular, termasuk campak.
“Fungsi utama imunisasi adalah memberikan kekebalan tubuh sehingga anak tidak mudah terserang penyakit. Ini jauh lebih efektif dibandingkan pengobatan setelah sakit,” tambahnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo pun mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memberikan imunisasi kepada anak. Edukasi akan terus digencarkan agar pemahaman masyarakat semakin meningkat, sehingga cakupan imunisasi dapat optimal dan anak-anak terlindungi dari penyakit berbahaya sejak dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....