Waspada Minuman Kemasan Berisiko Ginjal

  • 31 Mar 2026 09:15 WIB
  •  Gorontalo

RRI,CO.ID, Gorontalo – Konsumsi minuman kemasan manis kini semakin marak di tengah masyarakat, terutama di kalangan remaja dan usia produktif. Praktis dan mudah didapat, minuman seperti teh kemasan, soda, hingga minuman energi kerap menjadi pilihan sehari-hari. Namun di balik kepraktisan tersebut, terdapat risiko kesehatan serius yang perlu diwaspadai.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, konsumsi gula berlebihan dapat memicu berbagai penyakit tidak menular, termasuk diabetes, penyakit jantung, hingga kerusakan ginjal. Batas konsumsi gula yang dianjurkan adalah sekitar 50 gram atau setara 4 sendok makan per hari.

Minuman kemasan umumnya mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi. Studi kesehatan menunjukkan bahwa minuman berpemanis memberikan “kalori kosong” yang dapat memicu obesitas dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Kondisi ini pada akhirnya berdampak pada kerja ginjal yang harus menyaring kadar gula berlebih dalam darah.

Selain gula, beberapa jenis minuman seperti soda dan minuman energi juga mengandung zat tambahan seperti fosfat, kafein, serta pemanis buatan. Kandungan tersebut dapat meningkatkan tekanan darah dan memperberat kerja ginjal, terutama jika dikonsumsi secara rutin dalam jangka panjang.

Penelitian lain juga mengungkapkan bahwa konsumsi minuman kemasan secara berlebihan berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit ginjal kronis. Kandungan gula, garam, serta bahan aditif dalam produk ultra-proses menjadi faktor utama yang dapat merusak fungsi ginjal secara perlahan.

Fenomena meningkatnya kasus gagal ginjal pada usia muda di Indonesia turut dikaitkan dengan pola konsumsi minuman manis yang tidak terkendali. Gula berlebih dalam darah dapat merusak nefron, yakni bagian penting ginjal yang berfungsi menyaring limbah tubuh. Jika kerusakan berlangsung lama, pasien berpotensi membutuhkan terapi cuci darah.

Jenis minuman kemasan yang perlu diwaspadai antara lain teh manis dalam botol, minuman bersoda, jus kemasan tinggi fruktosa, minuman energi, kopi kemasan, hingga minuman serbuk instan. Semua jenis ini umumnya mengandung gula tinggi serta bahan tambahan yang berisiko bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.

Para ahli kesehatan menyarankan masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih minuman. Air putih tetap menjadi pilihan terbaik untuk menjaga kesehatan tubuh. Selain itu, membaca label kandungan gizi pada kemasan juga penting untuk mengetahui kadar gula dan zat tambahan dalam produk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....