Kasus TBC Meningkat, RSUD Tombulilato Perkuat Layanan Paru

  • 24 Mar 2026 12:59 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tombulilato Kabupaten Bone Bolango, mencatat peningkatan signifikan jumlah pasien Tuberkulosis (TBC) dalam dua tahun terakhir. Kondisi ini menjadi perhatian serius, mengingat penyakit paru tersebut masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di daerah.

Direktur RSUD Tombulilato, dr. Milyadi Maksum, mengungkapkan bahwa rumah sakit yang dipimpinnya memang memiliki layanan unggulan di bidang kesehatan jiwa, paru, dan napza, sehingga penanganan kasus TBC menjadi salah satu fokus utama. Ia menjelaskan, berdasarkan data rumah sakit, pada tahun 2024 pihaknya telah merawat sebanyak 161 pasien TBC. Jumlah tersebut kemudian mengalami lonjakan cukup signifikan pada tahun 2025.

“Memang Rumah Sakit Tombulilato ini sesuai dengan visi dan misinya adalah rumah sakit dengan layanan unggulan jiwa, paru dan napza, dan memang penyakit paru ini menjadi salah satu keunggulan kami,” ujar Milyadi Maksum pada Dialog Interaktif Gorontalo pagi ini, Selasa 24 Maret 2026.

“Kami memiliki data dari tahun 2024, kami sudah merawat sebanyak 161 pasien yang menderita Tuberkulosis. Kemudian tahun 2025 naik dua kali lipat menjadi 322,” jelasnya.

Sementara itu, pada tahun 2026 hingga Februari, RSUD Tombulilato telah menangani 48 pasien TBC. Rata-rata, setiap bulan terdapat 20 hingga 30 pasien yang dirawat dengan penyakit tersebut.

“Di tahun ini sampai Februari kami sudah merawat 48 pasien, jadi setiap kami merawat sekitar 20 sampai 30 pasien yang masuk ke rumah sakit dengan Tuberkulosis ini,” tambahnya.

Meningkatnya jumlah kasus ini menunjukkan bahwa penanganan dan deteksi dini TBC masih menjadi tantangan. RSUD Tombulilato pun terus memperkuat layanan serta mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri jika mengalami gejala, guna mencegah penularan yang lebih luas. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....