Jangan Simpan Makanan Ini di Kulkas
- 10 Mar 2026 08:19 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Kebiasaan menyimpan semua bahan makanan di dalam kulkas kerap dianggap sebagai cara paling aman untuk menjaga kesegaran. Padahal, tidak semua jenis pangan cocok disimpan pada suhu dingin. Sejumlah ahli pangan menyebut, beberapa bahan justru dapat mengalami perubahan tekstur, rasa, bahkan kandungan gizinya ketika dimasukkan ke lemari pendingin.
Mengacu pada panduan keamanan pangan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta pedoman penyimpanan makanan dari United States Department of Agriculture (USDA), suhu dingin memang efektif memperlambat pertumbuhan bakteri. Namun, kondisi tersebut tidak selalu ideal untuk komoditas tertentu yang lebih stabil pada suhu ruang kering dan berventilasi baik.
Kentang dan ubi, misalnya, tidak dianjurkan disimpan di kulkas karena suhu rendah dapat mengubah pati menjadi gula lebih cepat. Proses ini bukan hanya memengaruhi rasa menjadi lebih manis, tetapi juga dapat berdampak pada pembentukan senyawa tertentu saat digoreng pada suhu tinggi. Bawang merah dan bawang putih juga sebaiknya diletakkan di tempat kering dan memiliki sirkulasi udara agar tidak lembap dan berjamur.
Tomat dan sebagian besar buah-buahan utuh juga lebih baik disimpan di suhu ruang hingga matang. Pendinginan dapat merusak tekstur daging buah dan menghambat proses pematangan alami. Lembaga riset pangan dari Food and Agriculture Organization (FAO) menjelaskan bahwa penyimpanan yang tepat berperan penting dalam menjaga mutu dan mengurangi susut hasil pangan.
Biji atau bubuk kopi pun tidak dianjurkan masuk kulkas karena mudah menyerap bau dari makanan lain dan mengalami kondensasi yang merusak cita rasa. Hal serupa berlaku pada roti, suhu dingin justru mempercepat proses pengerasan atau staling. Para ahli menyarankan roti disimpan di wadah tertutup pada suhu ruang atau dibekukan bila ingin tahan lebih lama.
Produk seperti madu dan minyak juga tidak memerlukan pendinginan. Madu secara alami memiliki kadar air rendah dan sifat antimikroba sehingga stabil di suhu ruang. Sementara minyak goreng atau minyak zaitun bisa mengental dan berubah tekstur jika disimpan di kulkas, meski tetap aman dikonsumsi setelah kembali ke suhu normal.
Untuk acar, saus tomat, dan saus pedas, penyimpanan tergantung pada kandungan dan label kemasan. Beberapa produk komersial aman di suhu ruang sebelum dibuka, tetapi perlu didinginkan setelah segel terbuka. Jamur dan labu utuh sebaiknya disimpan di tempat sejuk dan kering, sedangkan herbal daun serta rempah rimpang lebih awet bila tidak terlalu lembap agar tidak cepat busuk.
Dinas Kesehatan di berbagai daerah juga mengingatkan masyarakat agar memahami karakteristik tiap bahan pangan sebelum menyimpannya. Edukasi tentang keamanan pangan dinilai penting untuk mencegah pemborosan sekaligus menjaga kualitas gizi makanan yang dikonsumsi keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....