Usia Bertambah, Suhu Kamar Jadi Penentu Tidur Nyenyak, Ini Penjelasannya
- 09 Mar 2026 23:21 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Suhu kamar tidur ternyata makin menentukan kualitas istirahat saat usia terus bertambah.
Studi baru menemukan kamar 24 derajat Celcius membantu lansia tidur lebih tenang dan menekan stres pada jantung.
Temuan itu dipublikasikan dalam jurnal BMC Medicine melalui penelitian Universitas Griffith, Australia. Penelitian ini menyoroti peran suhu kamar terhadap kualitas tidur orang berusia 65 tahun ke atas.
Hasil studi itu cukup mengejutkan karena angkanya lebih hangat dari saran tidur populer. Banyak pakar sebelumnya merekomendasikan suhu kamar di bawah 70 derajat Fahrenheit untuk tidur optimal.
Untuk melihat dampaknya, peneliti mengikuti lansia selama musim panas di Australia. Peserta menjalani pemantauan saat tidur di rumah, bukan di laboratorium.
Mereka memakai pelacak kebugaran di pergelangan tangan untuk merekam aktivitas jantung sepanjang malam. Pada saat bersamaan, sensor suhu di kamar tidur mencatat kondisi udara selama mereka beristirahat.
Data menunjukkan kamar yang makin hangat berkaitan dengan detak jantung lebih tinggi saat tidur. Kondisi itu menunjukkan tubuh belum benar-benar rileks ketika seharusnya masuk fase pemulihan.
Ketua peneliti, Fergus O'Connor, menjelaskan suhu 24 derajat Celcius memberi efek paling menenangkan. Ia berkata, "Pada lansia, suhu itu membantu menekan peningkatan respons stres selama tidur."
O'Connor menjelaskan panas membuat jantung bekerja lebih keras untuk mendinginkan tubuh. Darah dialirkan ke permukaan kulit, sehingga beban kerja jantung ikut meningkat.
Ia menambahkan beban itu bisa mengganggu pemulihan tubuh setelah terpapar panas sepanjang hari. Akibatnya, tidur tidak lagi menjadi waktu pemulihan yang benar-benar efektif bagi lansia.
Temuan ini menjadi penting ketika suhu malam terus naik akibat perubahan iklim. Malam yang panas dinilai dapat memperbesar risiko gangguan pemulihan dan masalah kardiovaskular.
Peneliti juga menyoroti belum adanya panduan suhu malam untuk melindungi kelompok rentan. Ia mengatakan, "Siang punya batas 26 derajat Celcius, tetapi malam belum memiliki acuan serupa."
Bagi keluarga, temuan ini menjadi pengingat bahwa kenyamanan kamar tidak boleh dianggap sepele. Mengatur suhu kamar dengan tepat dapat membantu lansia tidur lebih nyenyak dan bangun lebih segar.
Berita ini diolah dan disunting dengan melibatkan teknologi AI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....