Air Putih Penting saat Demam, Ini Alasannya
- 02 Mar 2026 08:59 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Saat demam melanda, banyak orang lebih fokus pada obat penurun panas dan lupa pada satu hal sederhana namun krusial: minum air putih yang cukup. Padahal, menjaga asupan cairan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan tubuh. Para ahli kesehatan menegaskan, dehidrasi dapat memperburuk kondisi pasien demam dan memperlambat kesembuhan.
Demam merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi, baik yang disebabkan virus maupun bakteri. Ketika suhu tubuh meningkat, tubuh kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat dan pernapasan. Menurut penjelasan lembaga kesehatan dunia, kebutuhan cairan akan meningkat saat suhu tubuh naik karena metabolisme bekerja lebih cepat dari biasanya.
Mengutip rekomendasi dari World Health Organization (WHO), menjaga hidrasi merupakan bagian dari perawatan dasar saat mengalami infeksi ringan hingga sedang di rumah. WHO menyebutkan, cairan yang cukup membantu mencegah dehidrasi dan menjaga fungsi organ tetap optimal selama masa pemulihan.
Senada dengan itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dalam berbagai edukasi kesehatan masyarakat menekankan pentingnya minum sedikit tetapi sering ketika demam. Masyarakat dianjurkan tidak menunggu haus untuk minum, karena rasa haus sering kali menjadi tanda awal tubuh sudah mulai kekurangan cairan.
Secara medis, air membantu menurunkan suhu tubuh melalui mekanisme pendinginan alami. Ketika tubuh terhidrasi dengan baik, sirkulasi darah menjadi lebih lancar sehingga panas dapat dilepaskan lebih efektif. Selain itu, cairan membantu kerja ginjal dalam membuang sisa metabolisme dan racun dari tubuh.
Cairan juga berperan dalam mendukung sistem imun. Aliran darah yang lancar mempermudah distribusi sel-sel kekebalan tubuh ke area yang terinfeksi. Dengan demikian, proses penyembuhan bisa berlangsung lebih optimal. Kurangnya cairan justru dapat menyebabkan tubuh terasa lebih lemas, pusing, bahkan memperpanjang masa sakit.
Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat, Centers for Disease Control and Prevention (CDC), juga merekomendasikan istirahat cukup dan konsumsi cairan sebagai langkah awal penanganan demam ringan di rumah.
Namun, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika demam berlangsung lebih dari tiga hari, disertai kejang, sesak napas, atau penurunan kesadaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....