Mandi Air Dingin Tingkatkan Stamina?

  • 19 Feb 2026 08:39 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Tren mandi air dingin atau cold splash semakin populer sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Sejumlah penelitian menyebutkan paparan air dingin dalam durasi tertentu dapat membantu meningkatkan stamina, memperbaiki suasana hati, hingga memperkuat respons tubuh terhadap stres. Praktik ini bahkan banyak diterapkan atlet dan pegiat kebugaran sebagai bagian dari pemulihan tubuh.

Penelitian dari Virginia Commonwealth University menyebutkan paparan air dingin dapat merangsang sistem saraf simpatik dan meningkatkan kadar hormon norepinefrin dalam tubuh. Hormon ini berperan dalam meningkatkan kewaspadaan, fokus, dan energi. Respons tersebut membuat tubuh terasa lebih segar dan bertenaga setelah mandi air dingin.

Selain itu, publikasi dalam jurnal medis yang dirilis oleh National Library of Medicine menjelaskan bahwa terapi air dingin dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah. Saat tubuh terpapar dingin, pembuluh darah menyempit, kemudian melebar kembali setelah tubuh menghangat. Proses ini membantu melancarkan aliran darah dan mempercepat pemulihan otot.

Manfaat lain juga diungkap dalam laporan Harvard Medical School yang menyebutkan paparan dingin terkontrol dapat memicu aktivasi lemak cokelat (brown fat). Lemak ini berfungsi membakar kalori untuk menghasilkan panas, sehingga berpotensi membantu metabolisme tubuh dan menjaga berat badan.

Sementara itu, studi yang dipublikasikan dalam jurnal PLOS ONE menunjukkan mandi air dingin secara rutin dapat mengurangi tingkat ketidakhadiran kerja akibat sakit. Penelitian tersebut melibatkan ribuan partisipan dan menemukan adanya peningkatan daya tahan tubuh pada kelompok yang rutin mandi air dingin dibandingkan yang tidak.

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa mandi air dingin tidak cocok untuk semua orang. Individu dengan riwayat penyakit jantung atau tekanan darah tidak stabil perlu berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mencoba terapi ini. Paparan air yang terlalu dingin secara mendadak juga bisa memicu respons kejut pada tubuh.

Di Gorontalo sendiri, kebiasaan mandi pagi dengan air sumur yang relatif dingin bukanlah hal baru. Namun, penting untuk melakukannya secara bertahap, misalnya dimulai dengan menyiram kaki dan tangan terlebih dahulu sebelum seluruh tubuh, guna menghindari stres mendadak pada sistem kardiovaskular.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....