Varises? Jangan Tunggu Parah!

  • 15 Feb 2026 23:29 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID,Gorontalo - Varises adalah kondisi di mana pembuluh darah vena melebar, berkelok-kelok, dan sering kali terlihat menonjol di permukaan kulit, terutama pada kaki. Meski sering dianggap masalah kosmetik, varises bisa menimbulkan rasa sakit, pegal, atau pembengkakan, bahkan meningkatkan risiko komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, mengenali gejala dan melakukan penanganan sejak dini sangat penting seperti yang dilansir dari emc.id .

1. Kenali Gejala dan Tanda Fisik Varises

Varises biasanya tidak muncul begitu saja. Gejala awalnya bisa ringan, tetapi jika dibiarkan, bisa semakin mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:

Pembuluh darah menonjol atau berkelok-kelok – terlihat seperti urat biru atau ungu di permukaan kulit.

Rasa pegal, berat, atau nyeri pada kaki – terutama setelah berdiri atau berjalan lama.

Pembengkakan pada pergelangan kaki atau kaki bagian bawah – biasanya muncul pada sore atau malam hari.

Perubahan warna kulit – kulit di sekitar vena bisa tampak kemerahan, cokelat, atau gelap.

Kram atau sensasi terbakar pada kaki – sering terjadi di malam hari atau saat istirahat.

Mengenali gejala sedini mungkin membantu mencegah perkembangan varises menjadi lebih parah.

2. Periksa Faktor Risiko

Beberapa kondisi dan gaya hidup meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami varises. Di antaranya:

Riwayat keluarga dengan varises – faktor genetik memegang peranan besar.

Berdiri atau duduk terlalu lama tanpa bergerak – tekanan pada vena meningkat ketika kaki tidak digerakkan.

Obesitas atau kelebihan berat badan – menambah tekanan pada pembuluh darah.

Kehamilan atau perubahan hormon – hormon progesteron dapat melemahkan dinding pembuluh darah.

Usia lanjut – seiring waktu, katup vena bisa melemah dan kehilangan elastisitas.

Memahami faktor risiko ini membantu seseorang melakukan pencegahan lebih dini, misalnya dengan olahraga ringan, mengatur posisi duduk atau berdiri, dan menjaga berat badan ideal.

3. Konsultasi dengan Dokter Spesialis

Jika gejala varises mulai muncul atau Anda memiliki faktor risiko tinggi, langkah berikutnya adalah konsultasi dengan dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (BTKV). Pemeriksaan biasanya mencakup:

Pemeriksaan fisik – dokter mengevaluasi pembuluh darah yang terlihat dan gejala yang dialami pasien.

USG Doppler – menggunakan gelombang suara untuk memeriksa aliran darah dan fungsi katup vena. Prosedur ini cepat, mudah, dan tidak menimbulkan nyeri, serta membantu mendeteksi varises atau masalah vena lainnya.

Hasil pemeriksaan ini akan menentukan tingkat keparahan varises dan langkah penanganan yang paling sesuai.

4. Penanganan Varises

Penanganan varises disesuaikan dengan tingkat keparahan dan kondisi medis pasien. Beberapa pilihan terapi meliputi:

a. Perubahan gaya hidup

Langkah pertama yang paling sederhana adalah perubahan gaya hidup, seperti rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, menghindari berdiri atau duduk terlalu lama, serta mengangkat kaki saat istirahat untuk membantu aliran darah.

b. Penggunaan stocking kompresi

Stocking kompresi membantu mengurangi tekanan di vena, mempermudah aliran darah kembali ke jantung, dan mengurangi pembengkakan. Produk ini tersedia dalam berbagai tingkat kompresi sesuai kebutuhan medis.

c. Skleroterapi

Skleroterapi atau terapi injeksi digunakan untuk varises halus yang berada di permukaan kulit. Dokter menyuntikkan cairan khusus ke dalam vena, menyebabkan vena menutup dan hilang secara bertahap.

d. Terapi laser atau radiofrekuensi

Prosedur laser atau radiofrekuensi adalah metode modern tanpa sayatan, menggunakan energi panas untuk menutup pembuluh darah yang terganggu. Metode ini efektif untuk varises menengah hingga besar dan relatif aman dengan pemulihan cepat.

e. Vein glue (Cyanoacrylate)

Vein glue adalah prosedur terbaru yang menutup vena menggunakan lem khusus tanpa energi panas atau anestesi tumescent. Cara ini mengurangi risiko efek samping dan membuat pasien bisa kembali beraktivitas lebih cepat.

f. Tindakan bedah

Untuk kasus varises yang berat atau tidak responsif terhadap terapi lain, dokter dapat melakukan phlebectomy atau ligasi vena. Prosedur ini kadang dikombinasikan dengan terapi laser atau vein glue untuk hasil optimal.

Pesan Penting untuk Kesehatan Kaki

Setiap orang memiliki perjalanan kesehatan yang unik. Bila Anda atau orang terdekat mulai merasa kaki cepat lelah, terasa berat, atau terlihat pembuluh darah menonjol, jangan menunda pemeriksaan. Deteksi dini dan penanganan yang tepat bisa mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup.

Langkah kecil, seperti olahraga ringan, memeriksa gejala awal, dan berkonsultasi dengan dokter, bisa membuat perubahan besar bagi kesehatan kaki Anda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....