Lakukan Ini untuk Mencegah Penyakit Ginjal Kronis
- 29 Jan 2026 10:52 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Ginjal bisa melemah diam-diam, lalu baru terasa terlambat. ahli menyebut deteksi dini dan kebiasaan sehat dapat mencegah penyakit ginjal kronis memburuk.
Lebih dari satu dari tujuh orang dewasa di AS hidup dengan kondisi ini. Banyak yang tidak sadar karena gejala sering muncul saat kerusakan sudah berat.
Dr. Michael Shlipak dari University of California, San Francisco, menyebut ginjal menyaring darah dan membuang racun setiap hari. Himmelfarb menegaskan, bila ginjal terganggu, hampir semua organ ikut terdampak.
News in Health (NIH) menyebut diabetes dan tekanan darah tinggi sering merusak ginjal secara perlahan. Penyakit jantung juga dapat memperberat kerja ginjal dan memicu kerusakan. Riwayat keluarga, obesitas, infeksi, kanker, serta obat nyeri tertentu juga menaikkan risiko.
Saat penyakit memburuk, bengkak di kaki atau wajah dapat muncul. Keluhan lain meliputi lelah, mual, sesak, kram, atau sulit berkonsentrasi. Shlipak mengingatkan, gejala sering datang ketika kondisi sudah mendekati gagal ginjal.
| Baca juga: Manfaat Susu Kedelai bagi Kesehatan |
Penyakit ginjal kronis belum bisa disembuhkan, tetapi bisa diperlambat bila terdeteksi. NIH menyarankan tes darah dan urine bagi orang berisiko, sebelum keluhan muncul. Tes ini membantu dokter menilai fungsi ginjal dan merencanakan langkah pencegahan.
Berikut langkah yang bisa Anda lakukan untuk menjaga ginjal tetap sehat.
- Kendalikan tekanan darah dan gula darah sesuai anjuran tenaga kesehatan. NIH menilai pengobatan dini kondisi ini mengurangi risiko kerusakan ginjal.
- Kenali riwayat keluarga dan beri tahu dokter bila ada penyakit ginjal. Faktor genetik dapat membuat risiko lebih tinggi, meski Anda merasa sehat.
- Lakukan pemeriksaan ginjal bila Anda termasuk kelompok berisiko. Tes darah dan urine bisa menemukan masalah lebih awal, sebelum timbul gejala.
- Kurangi garam dan batasi makanan kemasan yang tinggi natrium. NIH juga menyarankan pola makan ramah jantung untuk membantu ginjal bekerja stabil.
- Bergerak rutin, tidur cukup, dan kelola stres agar tubuh bekerja lebih seimbang. Kebiasaan ini mendukung kesehatan pembuluh darah, yang berkaitan dengan fungsi ginjal.
- Hindari rokok dan batasi alkohol, lalu konsultasikan obat pereda nyeri yang sering dipakai. NIH memperingatkan penggunaan obat antiinflamasi tertentu terlalu lama dapat merusak ginjal.
Bila penyakit terus memburuk, sebagian pasien dapat memerlukan cuci darah. Sebagian lainnya mungkin memenuhi syarat transplantasi, setelah dinilai tim medis.
| Baca juga: Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan |
Ahli menekankan pencegahan lebih mudah daripada mengobati saat fungsi ginjal menurun. Bila Anda ragu, diskusikan faktor risiko dan rencana tes dengan dokter.
Berita ini diolah dan disunting dengan melibatkan teknologi AI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....