Buah Aman untuk Penderita Diabetes
- 11 Jan 2026 08:11 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo : Pola makan sehat menjadi kunci utama dalam pengelolaan diabetes melitus. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah jenis buah apa saja yang aman dikonsumsi penderita diabetes. Buah memang kaya vitamin, mineral, dan serat, namun kandungan gula alaminya tetap perlu diperhatikan agar tidak memicu lonjakan gula darah.
Berdasarkan prinsip indeks glikemik (IG), penderita diabetes dianjurkan memilih buah dengan IG rendah hingga sedang. Indeks glikemik mengukur seberapa cepat makanan meningkatkan kadar gula darah. Semakin rendah nilainya, semakin lambat peningkatan glukosa dalam darah.
Beberapa buah yang direkomendasikan antara lain apel, pir, jeruk, stroberi, blueberry, dan alpukat. Buah-buahan ini mengandung serat tinggi yang membantu memperlambat penyerapan gula serta menjaga kestabilan kadar glukosa darah. Alpukat bahkan hampir tidak mengandung gula dan kaya lemak sehat.
Para ahli gizi menekankan pentingnya mengonsumsi buah dalam bentuk utuh, bukan jus. Proses pembuatan jus dapat menghilangkan sebagian serat dan menyebabkan gula lebih cepat diserap tubuh. Selain itu, porsi juga harus dibatasi sesuai kebutuhan kalori harian.
Sebaliknya, ada pula buah yang perlu dihindari atau sangat dibatasi oleh penderita diabetes. Pisang matang, mangga matang, anggur, durian, dan semangka termasuk buah dengan kadar gula relatif tinggi atau beban glikemik besar jika dikonsumsi berlebihan.
Konsumsi buah tinggi gula tanpa pengaturan porsi dapat menyebabkan lonjakan glukosa darah yang berisiko memicu komplikasi diabetes. Oleh karena itu, penderita diabetes disarankan tidak mengonsumsi buah tersebut secara bebas, melainkan dengan pengawasan dan perhitungan yang tepat.
Selain memilih jenis buah, cara mengonsumsinya juga berpengaruh. Mengombinasikan buah dengan sumber protein atau lemak sehat, seperti kacang-kacangan atau yogurt rendah lemak, dapat membantu menekan kenaikan gula darah setelah makan.
Pemantauan gula darah secara rutin tetap menjadi langkah penting. Respons tubuh terhadap buah bisa berbeda pada setiap individu, sehingga penderita diabetes perlu mengenali reaksi tubuhnya sendiri dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau ahli gizi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....