Fakta Penyakit Cacing yang Merenggut Nyawa Raya

  • 25 Agt 2025 07:31 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo- Sebuah kasus kecacingan (askariasis) ekstrem pada bocah perempuan bernama Raya asal Sukabumi, yang meninggal dunia, mengguncang perhatian publik. Berikut sejumlah fakta penting terkait penyakit ini:

1. Penyebab: Infeksi Cacing Gelang (Ascaris lumbricoides)

Raya menderita infeksi cacing gelang—Ascaris lumbricoides—yang termasuk dalam jenis soil-transmitted helminths . Infeksi ini terjadi ketika telur cacing tertelan melalui makanan, minuman, atau tangan yang tidak bersih, kemudian menetas di usus dan berkembang menjadi larva yang menyebar hingga ke organ vital, termasuk paru-paru dan otak

2. Derajat Infeksi yang Mengerikan

• Cacing hidup sepanjang hingga 15 cm berhasil dikeluarkan dari hidung, mulut, dan anus Raya

• Diperkirakan lebih dari 1 kilogram cacing ada dalam tubuhnya

• CT scan mengungkap penyebaran cacing hingga ke otak

3. Kondisi Lingkungan dan Keluarga

Keluarga Raya hidup dalam kondisi sangat rentan:

• Tinggal di rumah panggung dengan kolong tanah terbuka, tempat anak rentan terpapar kotoran dan telur cacing dari tanah

• Orang tua mengalami gangguan kejiwaan (ibu) dan TBC (ayah), sehingga penanganan medis terhadap Raya tertunda

• Keterlambatan membawa ke fasilitas kesehatan menjadikan infeksi semakin parah

4. Penanganan Medis

• Raya tiba dalam kondisi tidak sadarkan diri di IGD RSUD R. Syamsudin SH pada 13 Juli 2025 dan langsung dirawat di PICU setelah syok stabil

• Ditemukan cacing keluar dari hidung, yang menandakan infeksi parah dan migrasi cacing ke saluran pernapasan

• Diduga terdapat komplikasi TBC menambah kompleksitas penanganan

• Perawatan terlambat dan kondisi terminal mengakibatkan pengobatan cacingan tidak efektif

5. Penyebab Sistemik dan Upaya Pencegahan

• Direktur Pascasarjana Universitas Yarsi dan mantan pejabat WHO Asia Tenggara, Prof. Tjandra Yoga Aditama, menyebut kasus ini sebagai sinyal serius bahwa sanitasi dasar dan edukasi kesehatan masyarakat masih lemah

• Kemenkes mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan—cuci tangan, BAB di jamban, alas kaki, cuci sayur/makanan, air bersih

• Obat cacing Albendazol tersedia gratis di puskesmas dan diberikan massal dua kali setahun kepada anak-anak usia 1–12 tahun

• IDAI menggarisbawahi pentingnya kesadaran masyarakat dan deteksi dini infeksi cacing untuk mencegah infeksi berat

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....