Penyakit Asam Lambung, Gejala, Penyebab, dan Penanganannya

  • 12 Jan 2025 23:17 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo - Penyakit asam lambung, atau yang lebih dikenal dengan sebutan GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), adalah kondisi dimana asam lambung naik ke atas melalui kerongkongan dan bisa mencapai mulut, sehingga menimbulkan rasa asam di mulut. Di kerongkongan, asam tersebut dapat menimbulkan sensasi terbakar, yang sering dikenal dengan sebutan heartburn. Selain itu, gas yang ada dalam lambung juga bisa ikut keluar, menyebabkan seseorang menjadi lebih mudah bersendawa. Dalam kondisi normal, lambung mengandung gas yang berada di bagian atas lambung.

Mengutip dari laman AloDokter, gas ini jumlahnya bisa bertambah saat kita menelan makanan atau minum, karena proses menelan akan memasukkan udara ke dalam lambung. Hal ini adalah hal yang normal, dan gas tersebut dapat dikeluarkan melalui sendawa. Selain itu, gas juga bisa terbentuk sebagai hasil dari proses pencernaan makanan dalam lambung.

Sensasi Mengganjal di Kerongkongan

Perasaan seperti ada yang mengganjal di kerongkongan—bukan di tenggorokan yang merupakan saluran udara—bisa disebabkan oleh iritasi yang ditimbulkan oleh asam lambung. Namun, rasa mengganjal tersebut juga bisa disebabkan oleh faktor lain, seperti:

Makanan yang tersangkut di kerongkongan.

Radang kerongkongan (esofagitis).

Tumor atau kanker kerongkongan.

Jika Anda mengalami sensasi mengganjal di kerongkongan, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan menelusuri riwayat keluhan Anda dan melakukan pemeriksaan fisik. Untuk memastikan diagnosis, dokter mungkin akan menggunakan pemeriksaan tambahan seperti foto rontgen atau USG. Berdasarkan pemeriksaan ini, dokter akan memberikan terapi yang tepat sesuai dengan penyebab yang ditemukan.

Nyeri Perut Kiri Atas dan Penyebab Lainnya

Selain asam lambung (GERD), nyeri pada perut kiri atas (daerah lambung) juga bisa disebabkan oleh berbagai masalah lain, di antaranya:

Masalah pada lambung: Seperti gastritis (radang lambung) atau maag.

Masalah pada paru-paru: Pneumonia, empyema (penumpukan nanah di paru-paru), atau infark paru (kerusakan jaringan paru-paru).

Masalah pada limpa: Pembesaran limpa, pecah, abses, atau infeksi pada limpa.

Pankreatitis: Peradangan pada pankreas.

Masalah jantung: Seperti serangan jantung atau angina.

Masalah pada usus besar: Gangguan pada usus besar, seperti divertikulitis.

Infeksi atau batu ginjal: Infeksi saluran kemih atau batu ginjal yang dapat menyebabkan nyeri.

Jika Anda mengalami keluhan seperti ini, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....