Hibah BIMA UMGO Perkuat Produk Herbal Dulamayo Selatan

  • 18 Sep 2026 09:09 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) memperkuat pengembangan produk herbal berbasis rempah lokal di Desa Dulamayo Selatan, Kabupaten Gorontalo, melalui Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat yang didukung pendanaan Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026.

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas produksi minuman herbal masyarakat sekaligus mendukung pengembangan Dulamayo Selatan sebagai destinasi wellness tourism berbasis potensi lokal.

Tim pengabdian UMGO memberikan pelatihan pemanfaatan teknologi pengolahan rempah kepada masyarakat, dengan melibatkan Pemerintah Desa Dulamayo Selatan, perangkat desa, Karang Taruna, dan masyarakat setempat. Salah satu fokus pelatihan adalah penggunaan mesin penggiling dan pengering rempah untuk meningkatkan efektivitas proses produksi minuman herbal.

Pemanfaatan teknologi ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghasilkan bahan olahan yang lebih konsisten, meningkatkan kapasitas produksi, serta mendorong pengembangan produk herbal yang memiliki kualitas dan nilai tambah ekonomi.

Program pengabdian tersebut diketuai Assoc. Prof. Dahlia Husain, M. Hum, bersama tim pelaksana dari Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Selain penguatan teknologi, kegiatan ini juga menghadirkan praktisi yang berpengalaman dalam pengembangan produk teh herbal hingga pasar mancanegara, termasuk teh celup berbahan daun sirsak.

Kehadiran praktisi memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai teknik pengolahan, peningkatan kualitas produk, serta peluang pengembangan minuman herbal agar mampu memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Dalam kegiatan tersebut, Zikran turut membuka peluang pendampingan berkelanjutan bagi Karang Taruna dalam mengembangkan produk minuman herbal lokal.

Pendampingan ini diharapkan dapat membantu masyarakat tidak hanya memahami proses produksi, tetapi juga mengembangkan produk yang memiliki identitas, kualitas, dan peluang pemasaran. Pemerintah Desa Dulamayo Selatan bersama perangkat desa berperan sebagai mitra dalam mendorong partisipasi masyarakat dan mendukung keberlanjutan program pengabdian.

Pengembangan minuman herbal menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas Dulamayo Selatan sebagai destinasi wellness tourism, dengan mengintegrasikan potensi rempah lokal, kekayaan alam, dan pengalaman wisata yang berkaitan dengan kesehatan dan kebugaran.

Kolaborasi antara UMGO, pemerintah desa, Karang Taruna, dan masyarakat diharapkan dapat memastikan pengetahuan serta teknologi yang diperoleh melalui pelatihan terus dimanfaatkan secara produktif dan berkelanjutan.

Melalui penguatan teknologi pengolahan rempah, pengembangan produk herbal, serta dukungan terhadap promosi wisata, Dulamayo Selatan diharapkan memiliki fondasi yang semakin kuat untuk mengembangkan destinasi wellness tourism berbasis potensi lokal dan berdaya saing.

Tim pelaksana menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia atas pendanaan Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat melalui BIMA Tahun Anggaran 2026. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....