Google Assistant Berakhir September, Gemini Resmi Jadi Pengganti
- 07 Agt 2026 19:43 WIB
- Gorontalo
Pengguna perangkat Android bersiap menghadapi perubahan besar. Google mengumumkan akan mengakhiri layanan Google Assistant, asisten digital yang selama bertahun-tahun menjadi andalan pengguna untuk menjalankan berbagai perintah suara. Mulai 4 September 2026, perusahaan teknologi asal Mountain View, Amerika Serikat, itu akan memulai proses penghentian layanan tersebut secara bertahap.
Informasi ini disampaikan Google melalui surat elektronik (e-mail) kepada para pengguna Google Assistant. Dalam pemberitahuannya, Google menjelaskan bahwa proses penghentian tidak dilakukan sekaligus, melainkan berlangsung secara bertahap. Artinya, sebagian pengguna kemungkinan masih dapat mengakses Google Assistant meski telah melewati tanggal yang ditetapkan.
Selama beberapa tahun terakhir, Google Assistant menjadi salah satu fitur utama di ekosistem Android. Asisten digital ini membantu pengguna melakukan berbagai aktivitas, mulai dari mencari informasi, mengatur pengingat, mengirim pesan, mengontrol perangkat rumah pintar, hingga menjalankan aplikasi hanya dengan perintah suara.
Namun, seiring berkembangnya teknologi kecerdasan buatan generatif (Artificial Intelligence/AI), Google kini mengalihkan fokusnya ke platform AI terbaru bernama Gemini. Teknologi ini diklaim memiliki kemampuan yang lebih canggih karena tidak hanya mampu memahami perintah sederhana, tetapi juga dapat memberikan jawaban yang lebih kontekstual, membantu menyusun dokumen, merangkum informasi, hingga mendukung berbagai aktivitas produktivitas pengguna.
Penghentian Google Assistant tidak hanya berlaku pada smartphone dan tablet berbasis Android. Pada tanggal yang sama, Google juga akan mulai menghapus layanan tersebut dari berbagai perangkat lain, seperti smartwatch berbasis Wear OS, headphone, earbuds, serta kendaraan yang menggunakan Android Auto melalui koneksi ponsel.
Meski demikian, Google memberikan pengecualian bagi kendaraan yang menggunakan sistem Google built-in. Perangkat tersebut masih akan tetap mendukung Google Assistant untuk sementara waktu hingga proses transisi ke platform baru selesai dilakukan.
Sebagai penggantinya, Google akan menghadirkan aplikasi AI Gemini di berbagai perangkat Android. Perusahaan juga mengimbau pengguna yang masih mengandalkan Google Assistant agar mulai beradaptasi dan beralih menggunakan Gemini sebelum layanan lama dihentikan sepenuhnya.
Ke depan, Google berencana memperluas kehadiran Gemini ke lebih banyak perangkat dalam ekosistemnya. Selain smartphone, AI tersebut juga akan tersedia di Google TV, speaker pintar Google Home, serta berbagai perangkat smart display.
Langkah ini menandai perubahan strategi Google dalam mengembangkan layanan berbasis kecerdasan buatan. Pergeseran dari Google Assistant ke Gemini menunjukkan bahwa masa depan asisten digital tidak lagi sekadar menjalankan perintah suara, tetapi juga menjadi mitra AI yang mampu membantu pengguna menyelesaikan berbagai kebutuhan secara lebih cerdas, personal, dan interaktif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....