Megalodon Kembali "Muncul", Fosil Baru Ungkap Rahasianya

  • 31 Jul 2026 21:33 WIB
  •  Gorontalo

Rri. co. id, Gorontalo - Penemuan fosil baru kembali membuka tabir kehidupan megalodon, hiu purba raksasa yang pernah menguasai lautan dunia jutaan tahun lalu. Para ilmuwan baru-baru ini menganalisis fosil tulang belakang megalodon yang memberikan petunjuk baru mengenai ukuran tubuh, pertumbuhan, hingga cara hidup predator laut terbesar dalam sejarah tersebut.

Megalodon, yang memiliki nama ilmiah Otodus megalodon, hidup sekitar 23 hingga 3,6 juta tahun lalu. Selama ini, sebagian besar informasi tentang hewan purba tersebut diperoleh dari fosil giginya yang berukuran sangat besar. Namun, temuan fosil tulang belakang yang relatif langka kini membantu para peneliti memahami bentuk tubuh megalodon dengan lebih akurat.

Berdasarkan penelitian terbaru, ilmuwan menemukan bahwa megalodon kemungkinan memiliki tubuh yang lebih panjang dan ramping dibandingkan perkiraan sebelumnya. Analisis terhadap ruas-ruas tulang belakang menunjukkan hiu raksasa ini dapat tumbuh hingga lebih dari 20 meter, menjadikannya salah satu predator terbesar yang pernah hidup di Bumi.

Temuan tersebut juga mengungkap bahwa megalodon kemungkinan sudah berukuran sangat besar sejak usia muda. Kondisi ini memberi keuntungan bagi anak megalodon untuk bertahan hidup dan menghindari predator lain di lautan purba.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan megalodon berlangsung relatif cepat. Dengan ukuran tubuh yang sangat besar, hiu purba ini membutuhkan sumber makanan melimpah untuk mempertahankan kehidupannya. Para ilmuwan meyakini megalodon memangsa mamalia laut besar, termasuk paus purba yang hidup pada periode yang sama.

Meski telah punah jutaan tahun lalu, megalodon tetap menjadi salah satu hewan prasejarah yang paling menarik perhatian para peneliti. Setiap penemuan fosil baru memberikan gambaran yang semakin jelas mengenai kehidupan predator laut raksasa tersebut dan membantu ilmuwan memahami evolusi hiu modern yang hidup saat ini.

Penelitian mengenai fosil tulang belakang megalodon ini sekaligus menunjukkan bahwa masih banyak misteri masa lalu yang menunggu untuk diungkap melalui temuan-temuan paleontologi di berbagai belahan dunia.

Sumber: National Geographic Indonesia, artikel "Fosil Tulang Belakang Megalodon Ditemukan Lagi, Ilmuwan Ungkap Temuan Baru" serta hasil penelitian paleontologi mengenai Otodus megalodon.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....