Baju Operasi Hijau ternyata Ada Alasannya
- 23 Jul 2026 22:45 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Warna hijau atau biru yang mendominasi pakaian operasi dokter bukan sekadar pilihan estetika atau tradisi di dunia medis. Di balik warna tersebut terdapat alasan ilmiah yang berkaitan dengan kesehatan mata, kenyamanan visual, hingga keselamatan pasien selama tindakan operasi berlangsung. Pemilihan warna ini telah menjadi standar di berbagai rumah sakit di dunia karena terbukti membantu tenaga medis bekerja lebih optimal dalam kondisi pencahayaan yang sangat terang.
Pada awal perkembangan bedah modern pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, dokter bedah umumnya mengenakan pakaian berwarna putih sebagai simbol kebersihan dan sterilitas. Namun, perkembangan teknologi ruang operasi dengan penggunaan lampu bedah berintensitas tinggi membuat warna putih dinilai kurang ideal. Permukaan kain putih memantulkan cahaya lebih besar sehingga dapat menimbulkan silau dan meningkatkan kelelahan mata, terutama saat operasi berlangsung selama beberapa jam.
Perubahan menuju pakaian operasi berwarna hijau dan biru mulai diterapkan secara luas pada pertengahan abad ke-20. Menurut berbagai publikasi dalam bidang oftalmologi dan ergonomi visual, kedua warna tersebut memiliki tingkat refleksi cahaya yang lebih rendah dibandingkan putih. Kondisi ini membantu mengurangi pantulan cahaya dari lampu operasi sehingga dokter dapat mempertahankan ketajaman penglihatan dan fokus lebih lama selama melakukan prosedur medis yang membutuhkan tingkat presisi tinggi.
Selain mengurangi silau, warna hijau memiliki manfaat fisiologis terhadap sistem penglihatan manusia. Berdasarkan prinsip ilmu penglihatan (visual perception), mata yang terus-menerus melihat warna merah dari darah dan jaringan tubuh dapat mengalami negative afterimage, yakni munculnya bayangan semu berwarna kehijauan ketika pandangan dialihkan ke objek lain. Fenomena ini dijelaskan dalam berbagai penelitian tentang persepsi warna dan adaptasi retina, di mana melihat warna hijau membantu menyeimbangkan respons sel kerucut (cone cells) pada retina sehingga mata lebih cepat kembali beradaptasi.
Hal serupa juga berlaku pada warna biru. Kedua warna ini memberikan kontras yang cukup terhadap warna merah darah tanpa menghasilkan perbedaan yang terlalu mencolok seperti warna putih. Dengan demikian, dokter lebih mudah membedakan jaringan tubuh, instrumen bedah, maupun perubahan warna yang dapat menjadi indikator penting selama operasi. Kemampuan membedakan detail visual tersebut sangat penting dalam mendukung ketelitian tindakan medis.
Sejumlah penelitian di bidang ergonomi medis juga menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang dirancang untuk mengurangi kelelahan visual dapat meningkatkan konsentrasi dan mengurangi risiko kesalahan akibat kelelahan mata. Organisasi seperti Association of periOperative Registered Nurses (AORN) juga menekankan pentingnya lingkungan ruang operasi yang nyaman, termasuk pengaturan pencahayaan dan penggunaan pakaian yang mendukung performa tenaga kesehatan selama prosedur berlangsung.
Tidak hanya mempertimbangkan aspek penglihatan, warna hijau dan biru juga dinilai lebih efektif dalam menjaga tampilan pakaian operasi tetap bersih selama tindakan berlangsung. Noda darah tetap mudah dikenali untuk keperluan penggantian pakaian apabila diperlukan, namun tidak memberikan kesan visual yang terlalu mencolok seperti pada pakaian putih. Faktor psikologis ini turut membantu menciptakan suasana kerja yang lebih tenang bagi tim bedah.
Kini, penggunaan pakaian operasi berwarna hijau maupun biru telah menjadi standar internasional di hampir seluruh rumah sakit modern. Berbagai bukti ilmiah menunjukkan bahwa keputusan sederhana dalam memilih warna pakaian ternyata berkontribusi terhadap kenyamanan visual tenaga medis, efisiensi kerja, hingga keselamatan pasien. Hal ini menjadi contoh bahwa inovasi dalam dunia kesehatan tidak selalu berupa teknologi canggih, tetapi juga dapat berasal dari penerapan prinsip-prinsip ilmiah sederhana yang memberikan dampak besar terhadap kualitas pelayanan medis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....