Brand Designer: AI Ubah Semua Profesi, Adaptasi Jadi Kunci Bertahan

  • 12 Jul 2026 19:13 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) diperkirakan akan memengaruhi hampir seluruh profesi di berbagai bidang. Karena itu, kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama agar sumber daya manusia tetap mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Brand Designer, Zulfikar Ibrahim, mengatakan tidak ada profesi yang benar-benar terbebas dari dampak AI. Menurutnya, yang membedakan adalah kemampuan setiap individu dalam menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi.

"Kalau menurut pandangan saya, semua profesi akan terdampak AI. Tinggal bagaimana kita mau beradaptasi, karena beberapa tahun ke depan AI pasti akan jauh lebih canggih dibanding sekarang," ujarnya kepad RRI ketika diwawancarai, Sabtu 11 Juli 2026.

Zulfikar mengaku pada awal kemunculan AI sempat menganggap teknologi tersebut sebagai ancaman sekaligus kompetitor dalam pekerjaannya sebagai desainer. Bahkan, ia sempat enggan memanfaatkan AI karena menganggap hasil karya yang dihasilkan tidak memiliki nilai.

Namun, seiring pesatnya perkembangan teknologi, pandangannya berubah. Ia menyadari bahwa menolak perkembangan AI hanya akan membuat seseorang tertinggal dibanding mereka yang mampu memanfaatkannya.

Menurutnya, AI seharusnya dipandang sebagai alat pendukung untuk meningkatkan produktivitas, bukan sebagai pengganti kreativitas manusia. Oleh karena itu, ia mengajak para pekerja kreatif maupun profesi lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi sekaligus memanfaatkan AI secara bijak agar tetap relevan di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....