Kementan Siapkan 737 Ribu Benih Kelapa untuk Gorontalo

  • 14 Jun 2026 05:52 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, GORONTALO – Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian, Fadjry Djufry, bersama Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, didampingi Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) Gorontalo, Ardi Praptono, meninjau lokasi perbenihan kelapa di Desa Dunggala, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Kamis (11/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan penyaluran benih kelapa unggul sekaligus mengecek ketersediaan benih yang akan mendukung pengembangan tanaman kelapa pada lahan seluas 10.000 hektare di Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Pohuwato.

Dalam kesempatan itu, BRMP Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pengembangan komoditas kelapa sebagai salah satu sektor unggulan yang diproyeksikan mendukung hilirisasi pertanian dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui program pengembangan kelapa tahun 2026, Kementerian Pertanian menyiapkan sebanyak 737 ribu benih kelapa unggul lokal Gorontalo yang akan dimanfaatkan untuk mendukung perluasan dan peremajaan perkebunan kelapa di dua kabupaten tersebut.

Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi kelapa di tingkat petani, tetapi juga menjadi fondasi pembangunan industri hilir berbasis kelapa di Provinsi Gorontalo. Pengembangan komoditas kelapa diharapkan mampu menciptakan nilai tambah, membuka peluang usaha baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengolahan hasil perkebunan yang lebih modern dan berdaya saing.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengatakan pengembangan kelapa harus dilakukan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir. Menurutnya, benih unggul yang saat ini disalurkan akan menjadi fondasi pengembangan perkebunan kelapa yang nantinya menopang pertumbuhan industri pengolahan berbasis kelapa di Gorontalo.

“Pengembangan kelapa tidak cukup hanya meningkatkan produksi di tingkat petani, tetapi juga harus diikuti dengan penguatan sektor hilir agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah,” ujar Gusnar.

Ia optimistis pengembangan perkebunan kelapa yang didukung benih unggul lokal akan memperkuat posisi Gorontalo sebagai salah satu sentra kelapa nasional sekaligus mendorong tumbuhnya industri hilir yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan perekonomian daerah.



Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....