BPOM dan UNG Perkuat Sinergi Program SAPA Kampus Berdampak

  • 13 Jun 2026 11:39 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, GORONTALO - Dalam rangka pelaksanaan program SAPA Kampus Berdampak, Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Agus Yudi Prayuda, melaksanakan audiensi sekaligus monitoring dan evaluasi (Monev). Kegiatan ini menyasar program yang telah berjalan di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Audiensi ini dilaksanakan sebagai sarana koordinasi dan penguatan sinergi antara BPOM dan UNG dalam mendukung keberlanjutan program SAPA Kampus Berdampak. Program ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan literasi keamanan pangan, serta pendampingan bagi pelaku usaha pangan olahan.

Selain membahas rencana pengembangan program ke depan, pertemuan tersebut juga menjadi forum monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan SAPA Kampus Berdampak yang telah berjalan. Evaluasi dilakukan untuk meninjau capaian program, efektivitas pelaksanaan kegiatan, keterlibatan civitas akademika, serta dampak yang dihasilkan bagi masyarakat dan pelaku usaha di wilayah Gorontalo.

Pada kesempatan tersebut, pihak UNG menyampaikan berbagai capaian dan pengalaman pelaksanaan program. Hal itu termasuk bentuk kolaborasi yang telah terjalin antara perguruan tinggi dan BPOM dalam kegiatan edukasi, pengabdian kepada masyarakat, serta pendampingan pelaku usaha.

Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa program SAPA Kampus Berdampak telah memberikan kontribusi positif. Terutama dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keamanan pangan, serta mendorong peran aktif perguruan tinggi dalam pembangunan masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....