Indonesia Juara Asia Tenggara Penggunaan HP
- 02 Feb 2026 09:52 WIB
- Gorontalo
Gorontalo, RRI.co.id — Sepanjang tahun 2025, masyarakat Indonesia tercatat menghabiskan waktu 414 miliar jam menatap layar ponsel. Durasi ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan penggunaan ponsel tertinggi di kawasan Asia Tenggara, menurut data terbaru dari firma riset Sensor Tower.
Data menunjukkan bahwa total waktu tersebut berasal dari aktivitas berbagai aplikasi di perangkat mobile Android maupun iOS. Angka 414 miliar jam menempatkan Indonesia dalam jajaran tiga besar dunia dalam hal total durasi layar ponsel, hanya kalah dari India yang mencatat 1,2 triliun jam penggunaan sepanjang 2025.
Menurut laporan, penggunaan smartphone yang intensif tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Secara global, masyarakat dunia menghabiskan sekitar 5,3 triliun jam di depan layar ponsel pada periode yang sama, mencerminkan pertumbuhan konsumsi konten digital dan ketergantungan terhadap teknologi mobile yang terus meningkat.
Indonesia bahkan mengungguli Amerika Serikat, yang berada di posisi ketiga dengan total durasi penggunaan ponsel sekitar 385 miliar jam dalam periode tersebut. Pencapaian ini sekaligus menegaskan bahwa masyarakat Indonesia menjadi salah satu kelompok pengguna smartphone paling intensif di dunia.
Fenomena tingginya durasi penggunaan ponsel juga sejalan dengan berbagai riset lain yang menunjukkan bahwa orang Indonesia secara individu menghabiskan rata-rata waktu lebih dari 6 jam per hari menggunakan ponsel mereka lebih tinggi dibandingkan banyak negara lain di dunia.
Pakar teknologi dan perilaku digital menyatakan bahwa tingginya konsumsi layar ponsel ini dipengaruhi oleh penggunaan media sosial, video streaming, permainan daring, serta berbagai aplikasi komunikasi yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Namun, fenomena ini juga memunculkan kekhawatiran tentang produktifitas serta dampak kesehatan seperti gangguan tidur, masalah mata, dan masalah sosial lainnya.
Pemerhati digital menilai, predikat juara penggunaan ponsel di Asia Tenggara ini bisa menjadi peluang besar bagi pengembangan ekonomi digital, seperti e-commerce dan layanan daring, asalkan diimbangi dengan edukasi digital tentang screen time yang sehat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....