SDN 1 Bone Raya Diresmikan, Kini Modern

  • 28 Jan 2026 20:22 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Sekolah Dasar Negeri 1 Bone Raya di Desa Tombulilato, Kecamatan Bone Raya, yang sempat hancur akibat banjir tahun 2020, kini resmi beroperasi kembali dengan wajah baru yang lebih modern setelah direvitalisasi dan diresmikan oleh Bupati Bone Bolango, Ismet Mile. Revitalisasi sekolah ini dibiayai melalui dana APBN tahun 2025 dari Kemendikdasmen dengan total anggaran Rp8,9 miliar, yang juga mencakup 12 satuan pendidikan lainnya di wilayah Bone Bolango.

SDN 1 Bone Raya menjadi penerima manfaat terbesar dari program revitalisasi tersebut karena tingkat kerusakan yang parah akibat bencana banjir beberapa tahun lalu, sehingga membutuhkan pembangunan ulang secara menyeluruh.

"Alhamdulillah, berkat dukungan pak Bupati, sekolah yang sejak 2020 rusak hanyut karena banjir akhirnya terbangun sempurna. Tidak hanya ruang kelas baru dari APBN, tetapi APBD 2025 juga mendukung pembangunan pagar dan paving block agar fungsi sekolah maksimal," ucap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango, Basir Noho pada peresmian pembangunan SDN 1 Bone Raya dan 12 Satuan Pendidikan PAUD, SD, dan SMP se Kabupaten Bone Bolango oleh Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, di SDN 1 Bone Raya, Rabu 28 Januari 2026.

Ia menambahkan keberhasilan proyek revitalisasi ini tidak lepas dari pendampingan hukum Kejaksaan Negeri Bone Bolango, yang memastikan proses pembangunan berjalan transparan dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

"Ini adalah wujud kemitraan nyata dalam penyelenggaraan pembangunan, sekaligus jawaban atas atensi Ombudsman terkait percepatan pembangunan fasilitas publik di Bone Bolango," kata Basir Noho.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga telah mengusulkan program revitalisasi lanjutan untuk tahun anggaran 2026 yang mencakup 30 unit SD, 15 unit SMP, dan 19 unit TK, sebagai bagian dari strategi percepatan pemulihan dan pemerataan sarana pendidikan.

"Salah satu prioritas utama adalah SDN 4 Bone yang baru-baru ini mengalami kebakaran akibat aktivitas pembakaran sampah warga dan telah masuk daftar verifikasi Kemendikdasmen untuk alokasi 2026," tambahnya.

Peresmian sekolah ini turut diwarnai penayangan video perjalanan SDN 1 Bone Raya dari kondisi reruntuhan pasca-banjir hingga berdiri kembali sebagai gedung representatif yang diharapkan mampu melahirkan generasi unggul di Kecamatan Bone Raya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....