UNG Raih Silver Winner Anugerah Diktisaintek 2025
- 25 Des 2025 11:41 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo : Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang bergengsi Anugerah Diktisaintek 2025, UNG sukses meraih Silver Winner untuk kategori Kerja Sama Internasional Terbaik (PTN-BLU), menegaskan eksistensinya sebagai perguruan tinggi yang aktif dan progresif dalam jejaring global.
Capaian ini tidak lepas dari sejumlah kolaborasi internasional strategis yang dibangun UNG, salah satunya kerja sama dengan German Government Cooperation Agency, Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, UNG juga menjalin kerja sama penelitian internasional bersama University of Sussex dan Monash University melalui program penelitian LEAF Indonesia.
Ketua Kelompok Kerja Kerja Sama Internasional UNG, Titien Fatmawati Mohamad, menjelaskan bahwa kolaborasi internasional yang digawangi oleh Pusat Studi SDGs UNG ini merupakan langkah bersejarah bagi institusi. UNG tercatat sebagai perguruan tinggi pertama di Indonesia yang melaksanakan kerja sama langsung dengan GIZ.
“Kemitraan dengan GIZ yang berlangsung sejak tahun 2020 hingga 2026 ini berfokus pada bidang pengabdian masyarakat dan saat ini telah memasuki periode kedua. Kerja sama ini memperkuat implementasi pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal,” ujar Titien.
Tak hanya pada pengabdian masyarakat, aspek penelitian internasional UNG juga menjadi penilaian penting dalam Anugerah Diktisaintek 2025. Program penelitian LEAF Indonesia dinilai berkontribusi signifikan dalam memperkuat kerja sama internasional berbasis riset. Penelitian ini dilaksanakan di tiga provinsi, yakni Gorontalo, Papua Barat, dan Kalimantan Timur, dengan fokus utama berada di Provinsi Gorontalo.
Titien menambahkan, program LEAF Indonesia merupakan kerja sama internasional yang melibatkan peneliti dari Universitas Negeri Gorontalo, University of Sussex, dan Monash University, serta didukung oleh dua perguruan tinggi nasional, yaitu Universitas Mulawarman dan Universitas Papua. Program ini didanai oleh The Global Centre on Biodiversity for Climate (GCBC) Inggris.
“Penelitian ini bertujuan mengembangkan skenario penggunaan lahan secara kolaboratif yang mengintegrasikan adaptasi perubahan iklim, konservasi keanekaragaman hayati, keberlanjutan mata pencaharian petani, serta kebutuhan keamanan pangan yang lebih luas melalui pendekatan penelitian partisipatif dan pelatihan,” pungkasnya.
Penghargaan Silver Winner Anugerah Diktisaintek 2025 ini semakin mengukuhkan komitmen UNG dalam membangun kerja sama internasional yang berdampak nyata, baik bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun bagi pembangunan berkelanjutan di daerah dan nasional. (RA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....