Kekurangan Guru Diantisipasi Melalui Program BOS Daerah

  • 25 Des 2025 11:20 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo : Pemerintah Provinsi Gorontalo terus berupaya menjamin pemerataan akses layanan pendidikan, khususnya dalam pemenuhan tenaga pendidik di Satuan Pendidikan. Hal ini dirasakan langsung oleh SMA Negeri 1 Gorontalo Utara yang saat ini tidak lagi mengalami kendala serius terkait kekurangan guru.

Menurut Kepala SMA Negeri 1 Gorontalo Utara, Maharita Usman, pemerintah provinsi telah mengambil langkah strategis untuk mengantisipasi keterbatasan sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik. Ia menjelaskan, saat ini tidak lagi terdapat tenaga honorer di lingkungan sekolah.

Sebagai gantinya, pemerintah provinsi menghadirkan program BOS Daerah (BOSDA) untuk memberikan jasa kepada tenaga guru yang berada di luar non-database agar tetap dapat melaksanakan proses pembelajaran.

“Dalam rangka mengantisipasi kekurangan ataupun keterbatasan terhadap akses pelayanan, dalam hal ini sumber daya manusia seperti tenaga pendidik atau guru, Alhamdulillah di SMA Negeri 1 Gorontalo Utara untuk pelayanan pendidikan utamanya dalam akses kekurangan guru, itu pemerintah provinsi telah mengambil langkah-langkah,” ujar Maharita.

“Saat ini tidak ada lagi yang namanya tenaga honorer. Maka pemerintah provinsi telah memprogramkan BOS Daerah untuk memberikan jasa kepada tenaga-tenaga guru yang di luar non-database untuk melaksanakan pembelajaran di sekolah,” jelasnya.

Menurut Maharita, keberadaan guru merupakan faktor utama dalam pemerataan layanan pendidikan. Oleh karena itu, pemanfaatan BOSDA menjadi solusi penting bagi sekolah, termasuk SMA Negeri 1 Gorontalo Utara.

“Salah satu akses layanan pendidikan agar menjadi merata adalah adanya guru. Di SMA Negeri 1 Gorontalo Utara, Alhamdulillah kekurangan itu diantisipasi dengan BOS Daerah, karena kita melaksanakan pendidikan gratis dan tidak boleh melakukan pungutan,” ungkapnya

Selain BOS Daerah, Maharita juga menegaskan bahwa dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat terus diupayakan agar benar-benar berdampak langsung pada kualitas proses belajar mengajar.

“Bahkan dana BOS pun diupayakan agar anggaran BOS dari pemerintah pusat itu benar-benar dirasakan dalam layanan pembelajaran yang lebih besar pada pelaksanaan belajar mengajar,” pungkasnya.

Dengan dukungan kebijakan dan pendanaan tersebut, SMA Negeri 1 Gorontalo Utara berharap kualitas pendidikan dapat terus meningkat dan layanan pendidikan yang merata dapat dirasakan oleh seluruh peserta didik. (RA)


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....