Tim Relawan Medis UNG Salurkan Bantuan Korban Banjir

  • 21 Des 2025 16:33 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo : Tidak butuh waktu lama bagi Tim Relawan Medis Universitas Negeri Gorontalo (UNG) untuk memulai misi kemanusiaannya. Begitu menginjakkan kaki di lokasi bencana di Provinsi Aceh, tim segera bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan logistik kepada para korban banjir yang terdampak. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Tim Satuan Tugas (Satgas) Universitas Syiah Kuala (USK), yang diwakili oleh Dr. dr. Rachmad, diharapkan dapat mempercepat distribusi bantuan agar tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Tim Medis UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yunus, M.Kes, didampingi oleh seluruh anggota tim relawan yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, menyerahkan bantuan secara simbolis. "Kehadiran kami di sini adalah membawa amanah dari seluruh civitas akademika UNG. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh, khususnya dalam aspek kesehatan dan kebutuhan dasar balita," ujar Dr. Zuhriana di sela-sela penyerahan.

Tim relawan UNG membawa bantuan yang sangat spesifik dan beragam untuk memenuhi kebutuhan mendesak pasca-bencana. Bantuan logistik yang diserahkan mencakup berbagai peralatan medis dan kesehatan, termasuk alat-alat kesehatan dan obat-obatan, kebutuhan bayi dan balita seperti susu dan makanan bayi untuk menjaga nutrisi anak-anak, sandang dan pangan berupa pakaian layak pakai serta kebutuhan pangan pokok, serta lampu darurat dan power bank yang sangat diperlukan mengingat akses listrik sering terganggu di wilayah bencana.

"Selain bantuan fisik, kami juga membawa berbagai alat kesehatan untuk memastikan bahwa masyarakat, terutama ibu dan anak, mendapatkan perhatian medis yang diperlukan. Kami tahu bahwa dalam situasi seperti ini, kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, serta dukungan medis sangatlah krusial," tambah Dr. Zuhriana.

Setelah penyerahan bantuan, tim relawan medis UNG segera melakukan koordinasi dengan seluruh tim terkait untuk memberikan layanan kesehatan dan penyuluhan kepada masyarakat yang membutuhkan. "Tim UNG akan fokus pada layanan kesehatan dasar, khususnya untuk ibu dan anak, serta melakukan screening kesehatan. Kami juga akan memberikan penyuluhan kesehatan masyarakat, meliputi kesehatan pasca-bencana, perilaku hidup bersih dan sehat, serta perawatan luka dan penyakit," jelas Dr. Zuhriana.

Dengan pengalaman dan keahlian yang dimiliki, tim relawan medis UNG siap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak, serta memastikan mereka mendapatkan informasi yang tepat tentang cara menjaga kesehatan dalam situasi pasca-bencana.

Kehadiran Tim Relawan Medis UNG di Aceh bukan hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, tetapi juga sebagai implementasi nyata dari program kampus berdampak yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). Program ini menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi untuk hadir dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terlebih lagi pada saat-saat krisis seperti bencana alam.

“Ini adalah bagian dari kontribusi UNG untuk masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban mereka pasca-bencana. Sebagai perguruan tinggi, kami berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan kemanusiaan,” ujar Dr. Zuhriana.

Dengan bantuan dan perhatian yang diberikan, diharapkan masyarakat Aceh dapat segera pulih dan bangkit dari bencana yang telah merenggut banyak kehidupan. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat akan terus menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan pasca-bencana. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....