UNG Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Konsulat AS
- 17 Des 2025 14:19 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo : Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperluas jaringan kemitraan internasionalnya dengan melakukan penjajakan kerja sama dengan Kedutaan Besar dan Konsulat Amerika Serikat (AS) di Indonesia. Langkah strategis ini diwujudkan melalui pertemuan antara Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UNG, Dr. Harto Malik, M.Hum., dan Tim Public Affairs Section US General Consulate Surabaya pada Selasa, 16 Desember 2025, di ruang kerja Rektor UNG.
Pertemuan tersebut berfokus pada berbagai peluang kolaborasi, termasuk pertukaran dosen dan mahasiswa, riset bersama, serta program peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Dr. Harto Malik menyampaikan bahwa kemitraan dengan Kedutaan Besar dan Konsulat AS sangat potensial untuk mendorong UNG menuju standar akademik internasional.
“Kerja sama ini adalah langkah konkret UNG untuk membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen kami merasakan atmosfer akademik global. Kemitraan dengan Konsulat AS juga membuka akses ke berbagai program bergengsi seperti Fulbright dan program pertukaran lainnya,” ujar Dr. Harto
Penjajakan kerja sama ini menunjukkan komitmen UNG untuk tidak hanya menjadi universitas terkemuka di kawasan regional, tetapi juga berperan aktif di kancah global. Dr. Harto berharap bahwa pertemuan ini dapat segera ditindaklanjuti dengan penandatanganan kesepakatan yang akan memberikan manfaat nyata bagi seluruh civitas akademika UNG.
Tim dari Konsulat AS juga menyambut baik inisiatif ini, dan melihat potensi besar untuk kolaborasi di wilayah timur Indonesia. Mereka mengidentifikasi beberapa program yang relevan dengan kebutuhan UNG, terutama dalam penguatan pengajaran bahasa Inggris, riset di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pertukaran budaya.
Dengan penjajakan kerja sama ini, UNG berharap dapat memperkaya pengalaman akademik dan profesional bagi mahasiswanya serta memperkuat hubungan internasional yang lebih luas dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia. (RA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....