Reflin Buata Paparkan Tata Kelola Sekolah Rakyat Berbasis Asrama
- 07 Okt 2026 07:42 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, menjadi pemateri Pelatihan Dasar Manajemen Bencana bagi Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Gorontalo, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan yang digelar oleh Pusdiklat PB -BNPB dan BPBD Provinsi Gorontalo di Aula BKPSDM Provinsi Gorontalo itu mengangkat materi “Komponen Sekolah Rakyat”.
Reflin menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan satuan pendidikan formal jenjang dasar dan menengah berbasis asrama yang menekankan pembentukan karakter dan kecakapan hidup.
Menurutnya, penyelenggaraan Sekolah Rakyat menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah sehingga memerlukan tata kelola terintegrasi dan kolaboratif.
“Dalam tata kelola Sekolah Rakyat berbasis asrama, ada sejumlah prinsip yang harus menjadi perhatian, di antaranya terintegrasi, berpusat pada peserta didik, profesional dan akuntabel, kolaboratif, serta aman dan inklusif,” jelas Reflin.
Ia memaparkan tujuh aspek tata kelola, yakni prinsip dan komponen utama, kehidupan asrama, pembagian fungsi sekolah dan asrama, pengelolaan peserta didik, pengawasan dan evaluasi, serta kunci keberhasilan tata kelola.
Reflin juga menekankan pembagian peran tenaga pendidik, wali asrama, dan wali asuh.
“Guru fokus pada proses pendidikan, wali asrama pada pengelolaan kehidupan asrama, sementara wali asuh berperan dalam pendampingan perkembangan dan kebutuhan individual peserta didik,” ujarnya.
Komponen utama Sekolah Rakyat meliputi sasaran peserta didik, kurikulum dan pembelajaran, fasilitas berbasis boarding school, intervensi keluarga dan pemberdayaan, serta struktur organisasi dan pengelolaan.
Ia menegaskan, program tersebut memiliki dasar hukum kuat sehingga pemahaman tata kelola penting bagi seluruh pihak yang terlibat. Dalam pelatihan itu, Dinsosdukcapil Gorontalo mengutus lima peserta.
Kegiatan diharapkan meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan pengelola Sekolah Rakyat menghadapi potensi bencana, khususnya di satuan pendidikan berbasis asrama. (mcgorontaloprov/owan)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....