Dinas Pendidikan Kota Gorontalo Siapkan Make Up School Expo
- 04 Okt 2026 09:26 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Pendidikan Kota Gorontalo tengah menyiapkan Make Up School Expo sebagai wadah bagi sekolah untuk menampilkan berbagai potensi dan keunggulan yang dimiliki.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo Husin Ali mengatakan, rencana tersebut merupakan bagian dari pengembangan program Make Up School yang saat ini mulai diterapkan di sejumlah sekolah di Kota Gorontalo.
Husin menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan IGTKI-PGRI Kota Gorontalo bertema “Merajut Kebersamaan, Mempererat Silaturahmi Menuju Guru yang Ceria, Inovatif dan Berkarakter” di Villa D2 Uno, Desa Botubarani, Sabtu 3 Oktober 2026.
Menurut Husin, dalam beberapa bulan terakhir sekolah mulai menggerakkan berbagai potensi yang dimiliki untuk menunjukkan keunggulan masing-masing.
“Make Up School ini kan sekarang jalan ya, dalam beberapa bulan ini terasa sekali semua sekolah menggerakkan semua potensi yang dimiliki,” ujar Husin.
Ia mengatakan, pengembangan sekolah tersebut sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan yang mendorong penguatan manajemen berbasis sekolah.
Dinas Pendidikan Kota Gorontalo saat ini masih menyiapkan dan mendiskusikan konsep pelaksanaan Make Up School Expo.
“Kami sedang menyiapkan, sedang kita diskusikan. Mudah-mudahan semua potensi yang berubah di zaman kepemimpinan Pak Hj. Adam Dambia ini akan kita blow up ke publik, kita perlihatkan ke publik,” jelasnya.
Husin mengatakan, melalui Make Up School Expo, masyarakat nantinya dapat melihat secara langsung berbagai potensi yang dimiliki sekolah di Kota Gorontalo.
“Ini ke depan bahwa Anda tidak perlu memilih sekolah yang jauh dari tempat tinggal. Bahwa sekolah di tempat Anda tinggal itu sudah jadi pilihan terbaik,” katanya.
Ia berharap, setiap sekolah mampu menunjukkan karakter dan keunggulannya sehingga masyarakat memiliki kepercayaan terhadap sekolah yang berada di lingkungan tempat tinggal mereka.
Selain Make Up School, Dinas Pendidikan Kota Gorontalo juga tengah menjalankan program satu sekolah satu budaya. Program tersebut diarahkan untuk mendorong setiap sekolah mengembangkan dan menampilkan karya budaya masing-masing.
Husin mengatakan, penerapan program satu sekolah satu budaya saat ini masih berjalan dan rencananya akan dievaluasi pada November hingga Desember 2026.
“Sementara ini sedang jalan dan kita baru mau evaluasi insya Allah di bulan 11-12. Setelah dilaunching kemarin oleh Pak Wawali, sekarang jalan,” ungkapnya.
Menurut Husin, program tersebut mendapat respons positif dari berbagai pihak dan akan menjadi bagian dari evaluasi yang dilakukan pemerintah berdasarkan wilayah kecamatan.
Ia optimistis program tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap pelestarian budaya lokal.
“Tentu kita sudah bisa optimis bahwa budaya Gorontalo tidak boleh mati. Bahasa Gorontalo tidak boleh punah,” tegas Husin.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Gorontalo juga telah menetapkan penggunaan bahasa Gorontalo pada setiap Selasa dan Kamis di sekolah serta tempat-tempat pelayanan.
Melalui Make Up School Expo dan berbagai program pengembangan sekolah lainnya, Dinas Pendidikan Kota Gorontalo berharap potensi setiap satuan pendidikan dapat semakin dikenal masyarakat sekaligus memperkuat kualitas dan karakter sekolah di Kota Gorontalo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....