Dinsosdukcapil Bina PPPK Paruh Waktu dan Tenaga Outsourcing

  • 02 Okt 2026 12:08 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo Reflin Buata menekankan pentingnya pembinaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan, integritas dan tanggung jawab seluruh jajaran.

Menurutnya, kualitas pelayanan kepada masyarakat sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang menjalankan tugas.

“Pembinaan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memperbaiki pola dan budaya kerja, sekaligus mengidentifikasi berbagai hambatan dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Reflin saat membina 69 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK-PW) dan tenaga outsourcing, Rabu, 30 September 2026.

Reflin mengingatkan, Dinsosdukcapil merupakan salah satu ujung tombak pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Tidak hanya menyangkut pelayanan sosial dan penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), tetapi juga pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.

Karena itu, Reflin meminta seluruh ASN, PPPK Paruh Waktu dan tenaga outsourcing memahami tugas dan fungsi masing-masing, menjaga etika kerja serta ikut menjaga nama baik dan citra Dinsosdukcapil.

“Setiap orang harus memahami tugas dan fungsinya serta senantiasa menjaga nama baik dan citra Dinsosdukcapil,” tegasnya..

Pembinaan yang dirangkaikan dengan sosialisasi pendaftaran Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) itu dipimpin langsung Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo Reflin Buata, Rabu (30/9/2026).

Pembinaan berlangsung di aula lantai II Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinsosdukcapil Niveta Paramata, Kasubag Kepegawaian dan Umum Syairul Hasannoedin serta Pejabat Fungsional Ahli Muda Administrator Database Fatni Palilati.

Selain pembinaan, Reflin juga mendorong seluruh jajaran menjadi agen penyelenggaraan Perlindungan Sosial. Mereka diharapkan ikut menyosialisasikan program pemerintah kepada masyarakat, termasuk mendukung aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan pilot project Perlindungan Sosial. Reflin berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat memperkuat budaya kerja dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo. (mcgotontaloprov/owan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....