Biro Pemkesra dan Kantor Bahasa Teken MoU Pengembangan Bahasa Daerah
- 29 Sep 2026 18:14 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo — Pemerintah Provinsi Gorontalo terus memperkuat sinergi antarinstansi dalam pengembangan bahasa dan sastra daerah.
Hal ini tercermin dalam kegiatan Rapat Pembahasan Draf Nota Kesepakatan antara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo yang digelar pada Senin, 28 September 2026.
"Penandatanganan berlangsung di Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo," kata Yaser Arafat Dama, Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Gorontalo.
Kehadiran kedua pihak ini menjadi bagian penting dalam memastikan keselarasan kebijakan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah.
Rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari proses perampungan Nota Kesepakatan terkait penyelenggaraan pemerintahan melalui pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa dan sastra di Provinsi Gorontalo.
Dalam forum tersebut, para peserta membahas secara mendalam substansi kerja sama, termasuk peran masing-masing perangkat daerah dalam mendukung implementasi kebijakan kebahasaan.
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo Zamzam Hariro dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menjaga dan mengembangkan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya.
Sementara itu, Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh penyusunan hingga implementasi nota kesepakatan tersebut.
Selain kedua pimpinan tersebut, rapat juga diikuti oleh perwakilan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo, seperti BKPSDM, Badan Kesbangpol, Bappeda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Komunikasi, Informatika dan statistika, Dinas Perpustakaan dan Kerasipan, Biro Hukum, Biro Organisasi dan Biro Pemerintahan.
Melalui rapat ini, diharapkan Nota Kesepakatan yang tengah disusun dapat segera difinalisasi dan menjadi dasar hukum yang kuat dalam pelaksanaan program pengembangan dan pelindungan bahasa serta sastra di daerah. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis kearifan lokal di Provinsi Gorontalo (Mcgorontaloprov/Yaser)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....