Bupati Rum Pagau Dorong Diversifikasi Tanaman untuk Sejahterakan Petani Boalemo

  • 17 Sep 2026 18:45 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Bupati Boalemo Rum Pagau mendorong pengembangan tanaman tahunan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketergantungan petani terhadap komoditas jagung.

Hal tersebut disampaikan Rum Pagau saat membuka High Level Meeting dan Capacity Building Neraca Pangan yang digelar Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Manusia di Cabana Resort Pantai Boluhutuo, Kamis 17 September 2026.

Kegiatan ini turut dihadiri Deputi Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo Ciptoni Suryo Cendro, narasumber dari Badan Pangan Nasional Maino Dwi Hartono, serta instansi vertikal dan pimpinan organisasi perangkat daerah terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rum Pagau menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo yang terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan pengembangan ekonomi di daerah.

Menurutnya, dukungan Bank Indonesia diberikan baik di tingkat kabupaten dan kota maupun provinsi, dengan tujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

"Kerja sama dengan Bank Indonesia ini perlu, karena mereka tahu kondisi daerah masing-masing. Kita bersyukur Boalemo mendapat perhatian dari Bank Indonesia," kata Rum Pagau.

Ia meminta dukungan tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Boalemo.

Rum Pagau kemudian menyoroti kondisi perekonomian Boalemo yang dikenal sebagai salah satu penghasil jagung terbesar di Provinsi Gorontalo, namun masih menghadapi persoalan kemiskinan.

"Boalemo ini penghasil jagung terbesar di Provinsi Gorontalo. Semestinya kalau terbesar, uangnya banyak. Ini Boalemo penghasil jagung terbesar, tapi termiskin juga nomor satu di Provinsi Gorontalo. Ini kan aneh, aneh tapi nyata," ucapnya.

Ia menjelaskan, persoalan tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah daerah perlu mendorong pengembangan komoditas pertanian selain jagung.

Rum Pagau mengatakan, sejak periode pertama menjabat sebagai bupati, dirinya tidak menolak pengembangan jagung yang telah menjadi pekerjaan turun-temurun masyarakat Boalemo.

Namun, ia menilai perlu ada upaya untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian dan memperbaiki kondisi kehidupan petani.

"Sejak saya bupati periode pertama, bukan saya tidak setuju dengan jagung. Jagung ini sudah turun-temurun menjadi pekerjaan kita, orang tua kita. Tetapi sampai dengan saat ini, belum pernah orang yang berubah kehidupannya karena jagung," tambahnya.

Memasuki periode kedua kepemimpinannya, Rum Pagau menyampaikan telah memprogramkan pengembangan tanaman tahunan, meliputi durian, cokelat, pala, kelapa sawit, dan bambu petung.

Ia berharap pengembangan tanaman tersebut dapat menjadi alternatif sumber pendapatan masyarakat dalam jangka panjang, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Boalemo.

"Tentunya saya berharap kepada pimpinan OPD menjadi contoh bagi masyarakat untuk menanam tanaman tahunan guna kesejahteraan masyarakat Kabupaten Boalemo," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....