Dinas PPPA-PMD Gorontalo Dorong Penguatan Keluarga untuk Cegah Perkawinan Anak
- 17 Sep 2026 20:48 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PPPA-PMD) Provinsi Gorontalo Yana Yanti Suleman mengatakan melalui pola asuh yang ramah anak, orang tua diharapkan mampu membangun komunikasi yang terbuka dengan anak.
Selain itu juga memberikan pendampingan sesuai kebutuhan dan tahapan perkembangan anak, serta menciptakan suasana keluarga yang penuh kasih sayang dan bebas dari kekerasan.
“Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi anak. Karena itu, penguatan ketahanan keluarga melalui pola asuh yang ramah anak menjadi bagian penting dalam upaya mencegah kekerasan dan perkawinan anak,” kata Yana Suleman pada Edukasi Pencegahan Perkawinan Anak melalui Penguatan Sinergi Lintas Sektor dalam Mewujudkan Generasi Indonesia Emas Tahun 2045, Kamis, 17 September /2026.
Edukasi yang dilaksanakan Persatuan Istri Anggota Dewan Provinsi Gorontalo tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pencegahan perkawinan anak serta pemenuhan dan perlindungan hak-hak anak.
Yana memberikan materi bertajuk “Reformasi Ketahanan Keluarga melalui Penguatan Pola Asuh Ramah Anak untuk Mencegah Kekerasan.”
Materi tersebut menekankan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak. Penguatan ketahanan keluarga juga menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah berbagai persoalan yang dapat mengancam masa depan anak, termasuk kekerasan dan perkawinan anak.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor antara pemerintah, organisasi perempuan, masyarakat, dunia pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi diperlukan agar upaya pencegahan perkawinan anak tidak hanya dilakukan melalui sosialisasi, tetapi juga melalui penguatan keluarga, edukasi, perlindungan anak, serta peningkatan partisipasi masyarakat.
Pencegahan perkawinan anak menjadi penting dalam mendukung anak agar dapat memperoleh haknya untuk tumbuh dan berkembang, mendapatkan pendidikan, serta mempersiapkan masa depan secara optimal. Dengan demikian, upaya tersebut turut berkontribusi dalam mempersiapkan Generasi Indonesia Emas 2045 yang berkualitas dan berdaya saing.
Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan semakin banyak pihak yang memiliki pemahaman dan kepedulian yang sama dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak, memperkuat ketahanan keluarga, dan membangun sistem perlindungan anak secara bersama-sama di Provinsi Gorontalo, khususnya di Kabupaten Gorontalo Utara. (mcgorontaloprov/fahmi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....