Atasi Dampak El-Nino, Dinsosdukcapil Perkuat Penanganan Kekeringan

  • 14 Sep 2026 08:46 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Sekretaris Daerah Provinsi Goorntalo Sofian Ibrahim menegaskan bahwa kondisi kekeringan dan Karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah membutuhkan penanganan secara bersama-sama.

Menurutnya pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi kondisi tersebut. Dukungan seluruh stakeholder sangat dibutuhkan agar langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“Penanganan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi membutuhkan keterlibatan semua stakeholder,” ujar Sofian, Minggu, 13 September 2026.

Ia menjelaskan, Pemprov Gorontalo telah menetapkan kondisi darurat kekeringan dan Karhutla. Dengan penetapan tersebut, koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh pihak perlu terus diperkuat.

Untuk mengantisipasi dampak kekeringan ini Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) siap mengambil bagian dalam penanganan dampak kekeringan, khususnya dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang terdampak.

Plt Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsosdukcapil, Sujono Said Antule, mengatakan bahwa Dinsosdukcapil pada bulan Agustus sampai dengan bulan September telah bersama-sama menyalurkan air bersih di tiga Kabupaten sejumlah 198 ribu liter air bersih.

Distribusi air ini meliputi Desa Bukit Aren 8 ribu liter, Desa Boliyohuto 50rb liter dan Desa Suwawa Selatan 90 ribu liter serta Desa Gentuma 50 rb liter dengan total 198 ribu liter.

"Dinsosdukcapil siap mendukung langkah pemerintah dalam penanganan kekeringan, terutama berkaitan dengan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak,” kata Sujono.

Ia menambahkan, keberadaan kelompok rentan menjadi salah satu perhatian dalam penanganan bencana. Karena itu, koordinasi dengan instansi terkait diperlukan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan bantuan dan pelayanan sosial.

Dinsosdukcapil akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait dalam memantau kondisi masyarakat terdampak serta mendukung langkah penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.

"Upaya penanganan diperkuat melalui Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) beberapa hari lalu," ujar Sujono.

Melalui koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarinstansi dalam menghadapi dampak El-Nino, sekaligus mempercepat penanganan kekeringan dan Karhutla di wilayah Gorontalo. (mcgorontaloprov/owan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....