Penantian Panjang Berakhir, Warga Gentuma Raya Akhirnya Dapat Air Bersih

  • 06 Sep 2026 18:19 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Penantian panjang masyarakat Desa Molonggota, Kecamatan Gentuma Raya, Kabupaten Gorontalo Utara, untuk mendapatkan pasokan air bersih akhirnya terjawab. Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 20 ribu liter kepada warga terdampak kekeringan.

Pendistribusian tersebut merupakan tindak lanjut atas surat permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Molonggota, Kecamatan Gentuma Raya, Kabupaten Gorontalo Utara, Nomor 500/DM-K.GR/246/VIII/2026 yang ditujukan kepada Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo.

Langkah tersebut juga sejalan dengan Surat Keputusan Gubernur Gorontalo Nomor 373/31/IX/2026 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Gorontalo tahun 2026.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo Reflin Buata bergerak cepat sesuai arahan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak kekeringan dapat terpenuhi.

Reflin mengatakan, dalam setiap kegiatan pendistribusian air bersih, pihaknya selalu mengedepankan koordinasi dengan BPBD Provinsi Gorontalo, BPBD Kabupaten Gorontalo Utara, Dinsos Kabupaten Gorontalo Utara serta pemerintah daerah setempat.

“Koordinasi ini dilakukan agar pendistribusian air bersih benar-benar sesuai dengan permintaan resmi pemerintah daerah serta laporan dari wilayah atau desa yang terdampak,” ujar Reflin, Sabtu, 5 September 2026.

Sebanyak 20 ribu liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga di tiga dusun di Desa Molonggota. Bantuan tersebut mencakup Dusun Soklat dengan 134 kepala keluarga atau 422 jiwa, Dusun Karya Baru sebanyak 131 kepala keluarga atau 427 jiwa, serta Dusun Hulawa sebanyak 175 kepala keluarga dengan jumlah 591 jiwa.

Dengan demikian, total penerima manfaat di tiga dusun tersebut mencapai 440 kepala keluarga atau 1.440 jiwa.

Dalam kegiatan tersebut, Plt. Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo Sujjono Said Antule bertindak sebagai koordinator lapangan bersama personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinsosdukcapil serta sejumlah relawan.

Untuk mendukung kelancaran distribusi, petugas menggunakan dua kendaraan, masing-masing mobil tangki air dan mobil truk yang mengangkut profil tank berkapasitas besar.

Selain menyalurkan air bersih, personel Tagana juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran. Warga diimbau untuk tidak membakar sampah sembarangan karena dapat memicu kebakaran yang berpotensi merugikan masyarakat dan lingkungan sekitar.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam merespons cepat kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan sekaligus memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga di tengah kondisi darurat bencana. (mcgorontaloprov/owan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....